[ION Minerals Memperluas Jejak Sumber Daya Litium di Texas dan Saskatchewan]
ION Minerals mengatakan telah mencapai perluasan besar pada portofolio sumber daya litium terdiversifikasinya di AS dan Kanada.
Dalam siaran pers akhir Maret, perusahaan yang berbasis di Houston itu mengatakan perluasan cakupan lahannya dicapai melalui akuisisi yang cermat, penyewaan yang terarah, dan penilaian geologi yang terfokus. ION kini mengendalikan lebih dari 280.000 acre di tiga area proyek, yang semakin mengukuhkan posisinya sebagai pengembang terkemuka sumber daya litium penting bagi rantai pasok baterai Amerika Utara.
Smackover adalah formasi geologi bawah permukaan yang membentang dari Florida hingga Texas dan kaya akan air garam litium.
Sumber: https://www.mining.com/
[Proyek "Lone Star" milik EnergyX Merevolusi Produksi Litium Domestik di AS]
Proyek "Lone Star" terobosan milik EnergyX menandai tonggak penting dalam upaya AS meraih kemandirian mineral kritis melalui teknologi ekstraksi litium langsung yang canggih. Fasilitas perintis ini merupakan pabrik ekstraksi litium langsung skala komersial pertama yang mulai beroperasi di AS, mengatasi kerentanan rantai pasok yang telah lama ada sekaligus membangun kerangka operasional untuk produksi litium domestik berkualitas baterai. Seiring permintaan mineral kritis meningkat di tengah transisi energi global, proyek ini menunjukkan bagaimana teknologi ekstraksi inovatif dapat mengubah sumber daya regional menjadi aset strategis.
Ekstraksi litium langsung pada dasarnya berbeda dari metode penambangan tradisional, dengan menargetkan air garam bawah permukaan alih-alih endapan batuan keras atau sistem penguapan permukaan. Proyek "Lone Star" milik EnergyX menunjukkan pendekatan ini melalui teknologi GET-Lit™, yang menggunakan proses filtrasi canggih dan pemisahan kimia untuk mengolah air garam dari formasi Smackover.
Sumber: https://discoveryalert.com.au/
[Universitas Surrey Mengembangkan Anoda Baterai Litium-Ion untuk Meningkatkan Penyimpanan Energi]
Para peneliti di Advanced Technology Institute (ATI) Universitas Surrey mengembangkan desain baterai jenis baru yang dapat secara signifikan memperpanjang jarak tempuh kendaraan listrik.
Dalam studi yang diterbitkan di ACS Applied Energy Materials, para peneliti memperkenalkan anoda baterai litium-ion. Anoda tersebut mencapai salah satu kapasitas penyimpanan energi tertinggi yang pernah dilaporkan hingga saat ini dalam sistem silikon-nanotube karbon, sambil tetap stabil setelah ratusan siklus pengisian. Baterai lithium-ion memberi daya pada berbagai perangkat dalam teknologi modern. Grafit adalah bahan anoda yang paling umum digunakan, menawarkan stabilitas tinggi tetapi kapasitas penyimpanan energi yang terbatas. Sebaliknya, silikon memiliki kapasitas yang jauh lebih tinggi, tetapi mengembang selama pengisian, sehingga menyebabkan retak dan penurunan kinerja seiring waktu.
Sumber: https://www.automotivepowertraintechnologyinternational.com/



