EGA Hentikan Operasi Smelter Al Taweelah Setelah Serangan Rudal Iran Menyebabkan Pemadaman Listrik dan Kerusakan

Telah Terbit: Apr 2, 2026 09:25
[Berita Kilat Aluminium SMM] Emirates Global Aluminium (EGA) telah menghentikan operasi di smelter Al Taweelah miliknya di Abu Dhabi setelah lokasi tersebut dihantam rudal dan drone Iran pada akhir pekan lalu (28 Maret 2026). Smelter itu kehilangan pasokan listrik, yang menyebabkan penghentian tak terkendali pada jalur potline. Logam cair membeku di dalam sirkuit peleburan, sehingga menimbulkan kerusakan signifikan.

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
Vedanta Aluminium Perluas Operasi di Odisha dengan Rencana Investasi USD 21 Miliar
32 menit yang lalu
Vedanta Aluminium Perluas Operasi di Odisha dengan Rencana Investasi USD 21 Miliar
Read More
Vedanta Aluminium Perluas Operasi di Odisha dengan Rencana Investasi USD 21 Miliar
Vedanta Aluminium Perluas Operasi di Odisha dengan Rencana Investasi USD 21 Miliar
[Berita Kilat Aluminium SMM] Vedanta Aluminium tengah mendorong ekspansi besar di Odisha dengan rencana investasi sekitar ₹1,8 lakh crore (~US$21–22 miliar), memperkuat strateginya untuk meningkatkan rantai nilai aluminium terintegrasi. Proyek ini mencakup smelter aluminium berkapasitas 3 MTPA, kilang alumina 6 MTPA, dan pembangkit listrik captive 4.900 MW, beserta fasilitas hilir—memperkuat posisinya sebagai produsen yang terintegrasi penuh.
32 menit yang lalu
Pedagang Aktif Membeli untuk Lindung Nilai, Sementara Sentimen Pembelian Pengguna Akhir Melemah [Tinjauan Tengah Hari SMM tentang Aluminium Spot]
33 menit yang lalu
Pedagang Aktif Membeli untuk Lindung Nilai, Sementara Sentimen Pembelian Pengguna Akhir Melemah [Tinjauan Tengah Hari SMM tentang Aluminium Spot]
Read More
Pedagang Aktif Membeli untuk Lindung Nilai, Sementara Sentimen Pembelian Pengguna Akhir Melemah [Tinjauan Tengah Hari SMM tentang Aluminium Spot]
Pedagang Aktif Membeli untuk Lindung Nilai, Sementara Sentimen Pembelian Pengguna Akhir Melemah [Tinjauan Tengah Hari SMM tentang Aluminium Spot]
33 menit yang lalu
PT Bukit Asam Mencari Mitra untuk PLTU Batu Bara 1,25 GW guna Mendukung Proyek Smelter Aluminium Inalum
5 jam yang lalu
PT Bukit Asam Mencari Mitra untuk PLTU Batu Bara 1,25 GW guna Mendukung Proyek Smelter Aluminium Inalum
Read More
PT Bukit Asam Mencari Mitra untuk PLTU Batu Bara 1,25 GW guna Mendukung Proyek Smelter Aluminium Inalum
PT Bukit Asam Mencari Mitra untuk PLTU Batu Bara 1,25 GW guna Mendukung Proyek Smelter Aluminium Inalum
[Berita Kilat Aluminium SMM] PT Bukit Asam (PTBA) sedang mencari mitra untuk membangun pembangkit listrik tenaga batu bara berkapasitas 1,25 GW di Mempawah guna mendukung smelter aluminium Inalum berkapasitas 600.000 ton per tahun. Proyek ini, yang didukung oleh nota kesepahaman antara PTBA dan Inalum, akan membutuhkan sekitar 5,5 juta ton batu bara per tahun (180–200 juta ton selama 30 tahun). PTBA menargetkan keputusan investasi final pada akhir 2026, dengan potensi dimulainya proyek pada 2027. Smelter tersebut merupakan bagian dari rantai terintegrasi bauksit–alumina–aluminium yang lebih besar, dengan investasi US$2,4 miliar untuk smelter dan US$890 juta untuk SGAR Fase 2. Fasilitas ini akan mengolah 3 juta ton bauksit menjadi 1 juta ton alumina, lalu menjadi 600.000 ton aluminium, dengan pasokan dari tambang Antam. Secara keseluruhan, hal ini memperkuat strategi hilirisasi Indonesia, meningkatkan kapasitas alumina domestik menjadi 2 juta ton per tahun dan penyerapan bauksit menjadi 6 juta ton per tahun.
5 jam yang lalu
[Berita Kilat Aluminium SMM] Emirates Global Aluminium (EGA) telah men - Shanghai Metals Market (SMM)