[SMM Logam Mulia] Pasokan Batangan Perak Spot Tiongkok Mereda pada Akhir Maret, Pesanan Perak Mentah Menurun

Telah Terbit: Mar 30, 2026 09:12
[Kilas Pasar Logam Mulia SMM] Menjelang akhir Maret, peredaran batangan perak spot di pasar spot Tiongkok cukup melimpah. Batangan impor berukuran besar dan perak mentah, yang sebelumnya terkendala kapasitas pemurnian, perlahan mulai masuk ke pasar. Menurut survei SMM, sebuah perusahaan pengolahan perak mentah melaporkan bahwa pesanan baru untuk pengolahan perak mentah telah menurun signifikan sejak awal pekan ini, dan biaya pengolahan untuk batangan perak impor juga telah diturunkan.

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
Baiyin Luncurkan Proyek US$950 Juta untuk 800 mt/tahun Bubuk & Pasta Perak, Menargetkan Pendapatan US$9 Miliar
30 Mar 2026 17:56
Baiyin Luncurkan Proyek US$950 Juta untuk 800 mt/tahun Bubuk & Pasta Perak, Menargetkan Pendapatan US$9 Miliar
Read More
Baiyin Luncurkan Proyek US$950 Juta untuk 800 mt/tahun Bubuk & Pasta Perak, Menargetkan Pendapatan US$9 Miliar
Baiyin Luncurkan Proyek US$950 Juta untuk 800 mt/tahun Bubuk & Pasta Perak, Menargetkan Pendapatan US$9 Miliar
Isi Konstruksi Proyek ini direncanakan membangun lokasi produksi material baru kelas PV dan elektronik yang berpusat pada bubuk perak kemurnian tinggi dan pasta perak, didukung oleh pemrosesan logam mulia terpadu serta pengembangan produk turunan budaya dan kreatif. Produk utama meliputi bubuk perak kemurnian tinggi (200 ton/tahun), batangan perak (200 ton/tahun), pasta perak PV (200 ton/tahun), serta produk perhiasan perak budaya dan kreatif (200 ton/tahun), dengan total nilai output melebihi 9 miliar yuan. Proses teknologinya menggunakan pemurnian elektrolitik berefisiensi tinggi, dengan kemurnian perak mencapai di atas 99,995% (hingga kelas 6N), yang mendukung aplikasi kelas atas seperti kawat pengikat semikonduktor dan material superkonduktor.
30 Mar 2026 17:56
DKEM Melaporkan Perubahan dari Laba menjadi Rugi pada 2025, dengan Laba Bersih sebesar -276 juta yuan
30 Mar 2026 17:53
DKEM Melaporkan Perubahan dari Laba menjadi Rugi pada 2025, dengan Laba Bersih sebesar -276 juta yuan
Read More
DKEM Melaporkan Perubahan dari Laba menjadi Rugi pada 2025, dengan Laba Bersih sebesar -276 juta yuan
DKEM Melaporkan Perubahan dari Laba menjadi Rugi pada 2025, dengan Laba Bersih sebesar -276 juta yuan
DKEM (300842.SZ) melaporkan laba bersih yang dapat diatribusikan sebesar minus 276 juta yuan pada 2025, turun 176,80% secara tahunan, terutama akibat fluktuasi harga bubuk perak sebagai bahan baku serta dampak keuntungan dan kerugian nonberulang. Perusahaan membukukan pendapatan operasional sebesar 18,046 miliar yuan, naik 17,56% secara tahunan; laba bersih di luar pos nonberulang sebesar 163 juta yuan, turun 62,78% secara tahunan. Dewan direksi mengusulkan untuk tidak membagikan dividen tunai. Dari sisi operasional, penjualan penuh tahun pasta konduktif PV mencapai 1.829,16 ton, turun 10,23% secara tahunan, dengan pasta baterai TOPCon tipe-N menyumbang 95,72%. Perusahaan akan terus meningkatkan litbang teknologi pasta baterai tipe-N untuk memperkuat posisi terdepannya di industri.
30 Mar 2026 17:53
Emas: Gelombang Permintaan Institusional Belum Datang – Perak Goyah Meski Defisit
30 Mar 2026 17:52
Emas: Gelombang Permintaan Institusional Belum Datang – Perak Goyah Meski Defisit
Read More
Emas: Gelombang Permintaan Institusional Belum Datang – Perak Goyah Meski Defisit
Emas: Gelombang Permintaan Institusional Belum Datang – Perak Goyah Meski Defisit
Dari perspektif para ahli Sprott, emas tetap menjadi pilar strategis utama bagi investor, meskipun logam mulia itu dalam jangka pendek tertekan oleh kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS.
30 Mar 2026 17:52