Jiujiang Akan Menyetujui AMDAL untuk Proyek Daur Ulang Baterai Litium 38.000 Ton

Telah Terbit: Mar 27, 2026 17:35
Pada 20 Maret, sesuai dengan ketentuan terkait prosedur persetujuan penilaian dampak lingkungan untuk proyek konstruksi, Biro Ekologi dan Lingkungan Kota Jiujiang berencana menerima dokumen penilaian dampak lingkungan untuk "Proyek Produksi Regenerasi Material Baterai Energi Baru Litium Kota Ruichang" yang dilaksanakan oleh sebuah perusahaan di Jiangxi. Isi inti proyek ini adalah membangun proyek terpadu untuk daur ulang presisi dan regenerasi material baterai litium bekas, dengan kapasitas pengolahan tahunan yang direncanakan sebesar 38.000 ton baterai litium-ion bekas. Ini mencakup 2 lini pembongkaran presisi dan regenerasi material untuk litium besi fosfat, dengan kapasitas pengolahan tahunan 20.000 ton;

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
[Baterai Litium: 13 Perusahaan Berencana Menambah Modal di Sunwoda Power]
18 jam yang lalu
[Baterai Litium: 13 Perusahaan Berencana Menambah Modal di Sunwoda Power]
Read More
[Baterai Litium: 13 Perusahaan Berencana Menambah Modal di Sunwoda Power]
[Baterai Litium: 13 Perusahaan Berencana Menambah Modal di Sunwoda Power]
Pada 25 Mei, dewan direksi Sunwoda meninjau dan menyetujui proposal mengenai penambahan modal dan perluasan saham anak perusahaannya, Sunwoda Power. Dewan menyetujui 13 perusahaan—termasuk Gongrong Financial Investment, Yuanzhi Gongrong, Nongyin Investment, Zhongyou Investment, Jinyan Business Management, Deyang Investment Holdings, Regional Synergy Fund, Zhigu Investment, United Winners Laser, Yinghe Technology, Jiaxing Jixin, Yip's Chemical, dan Luohu High-Tech Investment—untuk bersama-sama menginvestasikan total 1,6798 miliar yuan guna menambah modal Sunwoda Power. Perusahaan-perusahaan ini secara kolektif akan memegang 6,30% saham Sunwoda Power, sementara kepemilikan saham Sunwoda di Sunwoda Power akan berubah dari 29,00% menjadi 27,18%.
18 jam yang lalu
【SMM Berita Energi Baru】MIIT Menerbitkan Pedoman Standarisasi Otomotif 2026 untuk Memajukan Standar EV dan Baterai
26 May 2026 18:50
【SMM Berita Energi Baru】MIIT Menerbitkan Pedoman Standarisasi Otomotif 2026 untuk Memajukan Standar EV dan Baterai
Read More
【SMM Berita Energi Baru】MIIT Menerbitkan Pedoman Standarisasi Otomotif 2026 untuk Memajukan Standar EV dan Baterai
【SMM Berita Energi Baru】MIIT Menerbitkan Pedoman Standarisasi Otomotif 2026 untuk Memajukan Standar EV dan Baterai
Pada 26 Mei, Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi merilis prioritas kerja standardisasi otomotif 2026, dengan fokus pada perluasan standar kendaraan energi baru (NEV). Untuk baterai daya, kementerian akan mempercepat standar keselamatan untuk pembongkaran dan penghancuran, serta mendorong standar dimensi baterai dan sistem manajemen termal. Penelitian juga akan diperdalam terkait siklus hidup baterai, evaluasi keselamatan dan kinerja, pelabelan, daur ulang, serta sistem manajemen baterai (BMS). Selain itu, pedoman tersebut menekankan peninjauan standar untuk penukaran baterai sasis, V2G, dan pengisian daya otomatis.
26 May 2026 18:50
【Dinamika Domestik: Fase I Daur Ulang Baterai 50.000 Ton Sunwoda Mulai Berproduksi】
26 May 2026 16:21
【Dinamika Domestik: Fase I Daur Ulang Baterai 50.000 Ton Sunwoda Mulai Berproduksi】
Read More
【Dinamika Domestik: Fase I Daur Ulang Baterai 50.000 Ton Sunwoda Mulai Berproduksi】
【Dinamika Domestik: Fase I Daur Ulang Baterai 50.000 Ton Sunwoda Mulai Berproduksi】
【Dinamika Domestik: Fase I Daur Ulang Baterai 50.000 Ton Sunwoda Mulai Berproduksi】 Proyek daur ulang baterai lithium-ion Fase I Tengzhou Sunwoda telah memulai produksi penuh pada 2026. Dengan luas 200 acre, fasilitas ini mengisi kesenjangan kritis di hilir rantai pasok energi baru regional. Beroperasi dengan model siklus tertutup, lini otomatisnya sepanjang 1,1 km mampu memproses 50.000 ton baterai bekas per tahun—setara dengan mendaur ulang 60.000 kendaraan listrik. Lini yang sangat terotomatisasi ini mengintegrasikan pembongkaran, pirolisis, penghancuran, dan restorasi, mencapai tingkat pemulihan elemen inti sebesar 98,5% untuk menghasilkan black mass bernilai tinggi. Dengan mengubah limbah menjadi litium, nikel, dan kobalt, proyek ini mengatasi kekurangan material lokal dan meningkatkan ketahanan rantai pasok regional.
26 May 2026 16:21