[SMM Steel] India menyuarakan kekhawatiran atas kekurangan LPG yang memengaruhi operasional baja

Telah Terbit: Mar 27, 2026 17:13
[SMM Steel] Kementerian Baja India telah menyoroti kekurangan pasokan LPG yang berdampak pada pabrik baja dan menyampaikan kekhawatiran industri kepada Kementerian Perminyakan. Gangguan pasokan yang terkait dengan konflik Iran serta prioritas untuk konsumsi rumah tangga telah mengurangi ketersediaan LPG bagi industri. Produsen baja mencari pasokan propana alternatif, termasuk dari Rusia, untuk mempertahankan operasi, sementara kekurangan ini juga dapat memengaruhi bahan input utama seperti asam nitrat, kapur, dan amonia yang digunakan dalam produksi baja nirkarat.

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
[SMM HRC Daily Trading Volume] Spot HRC trading volume weakened.
1 menit yang lalu
[SMM HRC Daily Trading Volume] Spot HRC trading volume weakened.
Baca Selengkapnya
[SMM HRC Daily Trading Volume] Spot HRC trading volume weakened.
[SMM HRC Daily Trading Volume] Spot HRC trading volume weakened.
[SMM HRC Daily Trading Volume] On June 25, the combined daily trading volume of hot-rolled coil (HRC) from sample enterprises in the four SMM cities (Shanghai, Lecong, Tianjin, Ningbo) totaled 11,740 mt, down 560 mt or 4.7% day-on-day, down 9.48% YoY (solar calendar), and down 38.34% YoY (lunar calendar).
1 menit yang lalu
[SMM Steel] Indonesia Kirim Baja Struktural Bernilai Tinggi Perdana ke Kanada
7 menit yang lalu
[SMM Steel] Indonesia Kirim Baja Struktural Bernilai Tinggi Perdana ke Kanada
Baca Selengkapnya
[SMM Steel] Indonesia Kirim Baja Struktural Bernilai Tinggi Perdana ke Kanada
[SMM Steel] Indonesia Kirim Baja Struktural Bernilai Tinggi Perdana ke Kanada
Indonesia mengekspor baja struktural bernilai tinggi senilai sekitar 216.000 dolar AS ke Kanada untuk proyek konstruksi. Produk ini dibuat oleh PT Gunung Raja Paksi Tbk dan dikirim dari Cikarang, Jawa Barat. Meskipun nilainya kecil, pengiriman ini menyoroti upaya Indonesia untuk melampaui ekspor bahan mentah dan produk setengah jadi menuju produk baja bernilai lebih tinggi dan pasar negara maju.
7 menit yang lalu
[Ekspor Rebar AS Anjlok 14,9% MoM pada April 2026 di Tengah Ambruknya Pengiriman ke Kanada]
10 menit yang lalu
[Ekspor Rebar AS Anjlok 14,9% MoM pada April 2026 di Tengah Ambruknya Pengiriman ke Kanada]
Baca Selengkapnya
[Ekspor Rebar AS Anjlok 14,9% MoM pada April 2026 di Tengah Ambruknya Pengiriman ke Kanada]
[Ekspor Rebar AS Anjlok 14,9% MoM pada April 2026 di Tengah Ambruknya Pengiriman ke Kanada]
Ekspor batang baja beton bertulang (rebar) AS totalnya 23.288 metrik ton (mt) pada April 2026, penurunan tajam 14,9% dari 27.365 mt di Maret, dan anjlok 35,1% dibanding volume April 2025. Mencerminkan segmen harga yang melemah, total nilai ekspor menyusut ke $13,5 juta dari $15,8 juta bulan sebelumnya dan $16,0 juta tahun sebelumnya. Rantai pasok regional lintas batas di Amerika Utara terus menyerap seluruh produksi, dengan pengiriman ke Kanada sebesar 10.950 mt (turun dari 14.707 mt di Maret) dan ekspor ke Meksiko 4.343 mt, sementara tidak ada tujuan internasional tunggal lain yang melampaui 500 mt. Dampak pasar menunjukkan stagnasi berkepanjangan konstruksi perumahan dan aktivitas fabrikasi komersial Kanada sangat melumpuhkan kecepatan pengiriman rebar lintas batas. Penurunan arus keluar yang parah ini menandakan penumpukan produk panjang niaga di pabrik mini domestik AS, yang kemungkinan memaksa produsen dalam negeri memangkas harga untuk menguras persediaan yang meningkat.
10 menit yang lalu