[Komentar Tengah Hari Nikel SMM] Pada 26 Maret, dipengaruhi oleh ekspektasi seputar kebijakan “usulan Indonesia untuk memberlakukan pajak ekspor nikel”, harga nikel naik signifikan

Telah Terbit: Mar 26, 2026 13:17

Berita Nikel SMM, 26 Maret:

Berita Makro dan Pasar:

(1) Pada 25 Maret, COSCO SHIPPING Lines mengeluarkan pemberitahuan layanan yang mengumumkan dimulainya kembali penerimaan pemesanan baru untuk layanan dari Timur Jauh ke negara-negara Timur Tengah berikut (kontainer kering): UEA, Arab Saudi, Bahrain, Qatar, Kuwait, dan Irak. Dimulainya kembali pengiriman tidak berarti kapal kontainer COSCO SHIPPING dapat melintasi Selat Hormuz.

(2) Pada dini hari 25 Maret waktu Teheran, Misi Tetap Iran untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa menyatakan dalam sebuah pernyataan di media sosial bahwa kapal nonpermusuhan dapat melintas dengan aman melalui Selat Hormuz dengan koordinasi bersama otoritas Iran terkait, dengan syarat negara asal atau negara yang terkait dengan kapal tersebut tidak ikut serta maupun mendukung tindakan agresi terhadap Iran, serta sepenuhnya mematuhi peraturan keselamatan dan keamanan yang telah diumumkan.

Pasar Spot:

Pada 26 Maret, harga nikel rafinasi #1 SMM naik 1.550 yuan/mt dibanding hari perdagangan sebelumnya. Dari sisi premi spot, premi rata-rata nikel rafinasi #1 Jinchuan tercatat 5.400 yuan/mt, turun 750 yuan/mt dari hari perdagangan sebelumnya; nikel elektrodeposisi arus utama domestik berada di kisaran -400-400 yuan/mt.

Pasar Berjangka:

Kontrak nikel SHFE yang paling aktif diperdagangkan (2605) dibuka melonjak tajam pada sesi malam kemarin lalu berfluktuasi turun, dan menutup sesi pagi hari ini di 135.250 yuan/mt, naik 0,50%.

Ekspektasi kebijakan bahwa Indonesia mungkin memberlakukan pajak ekspor nikel, bersama kuatnya harga bijih di sisi bahan baku dan meredanya sentimen makro, secara bersama-sama mendorong pemulihan harga nikel. Harga nikel diperkirakan tetap kuat dalam jangka pendek, dengan kisaran perdagangan inti kontrak nikel SHFE yang paling aktif di 133.000-143.000 yuan/mt.

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
【Analisis SMM】Tinjauan Mingguan Pasar Nikel Indonesia - 30 Apr
18 jam yang lalu
【Analisis SMM】Tinjauan Mingguan Pasar Nikel Indonesia - 30 Apr
Read More
【Analisis SMM】Tinjauan Mingguan Pasar Nikel Indonesia - 30 Apr
【Analisis SMM】Tinjauan Mingguan Pasar Nikel Indonesia - 30 Apr
18 jam yang lalu
[SMM Kilasan Pasar Nikel] Bank Dunia Sebut Kapasitas Nikel Baru Indonesia Mungkin Terhambat oleh Pasokan Bijih yang Ketat
19 jam yang lalu
[SMM Kilasan Pasar Nikel] Bank Dunia Sebut Kapasitas Nikel Baru Indonesia Mungkin Terhambat oleh Pasokan Bijih yang Ketat
Read More
[SMM Kilasan Pasar Nikel] Bank Dunia Sebut Kapasitas Nikel Baru Indonesia Mungkin Terhambat oleh Pasokan Bijih yang Ketat
[SMM Kilasan Pasar Nikel] Bank Dunia Sebut Kapasitas Nikel Baru Indonesia Mungkin Terhambat oleh Pasokan Bijih yang Ketat
Menurut Commodity Markets Outlook Bank Dunia edisi April 2026, produksi nikel olahan global diperkirakan meningkat moderat pada 2026 dan 2027 seiring beroperasinya kapasitas pemrosesan baru di Indonesia. Namun, laporan tersebut memperingatkan bahwa ketersediaan bijih hulu yang semakin ketat kemungkinan akan membatasi utilisasi kapasitas. Ini menunjukkan pertumbuhan pasokan nikel Indonesia ke depan mungkin semakin bergantung pada ketersediaan bijih, bukan semata-mata kapasitas pemrosesan nominal.
19 jam yang lalu
[SMM Kilasan Pasar Nikel] Bank Dunia Prediksi Harga Nikel Naik 12% pada 2026 akibat Pasokan Ketat
19 jam yang lalu
[SMM Kilasan Pasar Nikel] Bank Dunia Prediksi Harga Nikel Naik 12% pada 2026 akibat Pasokan Ketat
Read More
[SMM Kilasan Pasar Nikel] Bank Dunia Prediksi Harga Nikel Naik 12% pada 2026 akibat Pasokan Ketat
[SMM Kilasan Pasar Nikel] Bank Dunia Prediksi Harga Nikel Naik 12% pada 2026 akibat Pasokan Ketat
Menurut laporan Commodity Markets Outlook Bank Dunia edisi April 2026, harga nikel diproyeksikan naik 12% secara tahunan pada 2026 dan 3% lagi pada 2027, karena pertumbuhan konsumsi global diperkirakan melampaui ekspansi pasokan. Laporan tersebut menyebutkan bahwa meskipun kapasitas pemrosesan nikel baru akan terus beroperasi di Indonesia, ketersediaan bijih hulu yang lebih ketat kemungkinan akan membatasi tingkat utilisasi dan menjaga pasar tetap ketat. Laporan ini juga mencatat bahwa gangguan lebih lanjut terhadap ekspor sulfur dari produsen Timur Tengah dapat menjadi risiko kenaikan tambahan bagi harga nikel.
19 jam yang lalu
Daftar untuk Lanjut Membaca
Dapatkan akses ke wawasan terkini tentang logam dan energi baru
Sudah memiliki akun?masuk di sini
[Komentar Tengah Hari Nikel SMM] Pada 26 Maret, dipengaruhi oleh ekspektasi seputar kebijakan “usulan Indonesia untuk memberlakukan pajak ekspor nikel”, harga nikel naik signifikan - Shanghai Metals Market (SMM)