[Berita Kilat Baja Tahan Karat SMM] Komisi Uni Eropa akan Merevisi ETS, Mengusulkan Pendorong Investasi sebesar $35 miliar

Telah Terbit: Mar 25, 2026 23:16
Komisi Eropa akan memperbarui tolok ukur alokasi gratis dalam Emissions Trading System (ETS) dan memanfaatkan Market Stability Reserve untuk menekan volatilitas harga karbon "dalam beberapa hari". Presiden von der Leyen mengumumkan tinjauan ETS jangka menengah untuk menetapkan "lintasan yang realistis" bagi jatah gratis setelah 2034. UE juga mengusulkan dana "ETS Investment Booster" senilai $35 miliar untuk membiayai proyek dekarbonisasi, dengan memprioritaskan negara-negara berpendapatan lebih rendah. Untuk mengatasi melonjaknya biaya energi, Komisi berencana mengizinkan negara anggota mengurangi biaya jaringan bagi industri padat energi dan mewajibkan pajak listrik lebih rendah dibandingkan bahan bakar fosil. Langkah ini menyusul tekanan kuat dari produsen baja dan negara-negara UE yang menuntut perombakan ETS secara mendesak paling lambat Juli.

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
[SMM Flash News] Indonesia Dikabarkan Mempertimbangkan Pelonggaran Kuota Penambangan Nikel pada Paruh Kedua; Belum Dikonfirmasi oleh ESDM
22 menit yang lalu
[SMM Flash News] Indonesia Dikabarkan Mempertimbangkan Pelonggaran Kuota Penambangan Nikel pada Paruh Kedua; Belum Dikonfirmasi oleh ESDM
Baca Selengkapnya
[SMM Flash News] Indonesia Dikabarkan Mempertimbangkan Pelonggaran Kuota Penambangan Nikel pada Paruh Kedua; Belum Dikonfirmasi oleh ESDM
[SMM Flash News] Indonesia Dikabarkan Mempertimbangkan Pelonggaran Kuota Penambangan Nikel pada Paruh Kedua; Belum Dikonfirmasi oleh ESDM
Rumor pasar menyebutkan bahwa Indonesia mungkin akan melonggarkan pembatasan kuota penambangan bijih nikel tahunan (RKAB) pada paruh kedua tahun ini. Langkah ini dapat meredakan ketatnya pasokan bahan baku bagi perusahaan peleburan lokal, tetapi juga dapat menekan harga nikel internasional. Menurut sumber anonim yang mengetahui, pemerintah mungkin menyesuaikan jumlah signifikan dari total kuota penambangan bijih nikel tahunan pada pertengahan tahun, dan sejumlah perusahaan bijih nikel berencana mengajukan permohonan peningkatan kuota awal bulan depan. Namun, kabar ini saat ini sangat tidak pasti. Hingga kini, belum ada laporan jelas dari media lokal Indonesia, dan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Indonesia belum mengeluarkan berita atau pernyataan resmi yang mengonfirmasi klaim revisi kuota substansial tersebut. Rencana pelonggaran kuota masih mengandung ketidakpastian yang cukup besar, dan SMM akan terus memantau dengan cermat perkembangan aktual dan kemajuan resmi dari peristiwa ini.
22 menit yang lalu
Data: Pergerakan Pasar SHFE, DCE (24 Jun)
30 menit yang lalu
Data: Pergerakan Pasar SHFE, DCE (24 Jun)
Baca Selengkapnya
Data: Pergerakan Pasar SHFE, DCE (24 Jun)
Data: Pergerakan Pasar SHFE, DCE (24 Jun)
Tabel berikut menunjukkan pergerakan logam besi dan non-besi di SHFE dan DCE pada 24 Juni 2026
30 menit yang lalu
[SMM NPI Market Flash] Indonesia GNI Masuk Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) yang Diawasi Pengadilan, Bukan Likuidasi
1 jam yang lalu
[SMM NPI Market Flash] Indonesia GNI Masuk Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) yang Diawasi Pengadilan, Bukan Likuidasi
Baca Selengkapnya
[SMM NPI Market Flash] Indonesia GNI Masuk Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) yang Diawasi Pengadilan, Bukan Likuidasi
[SMM NPI Market Flash] Indonesia GNI Masuk Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) yang Diawasi Pengadilan, Bukan Likuidasi
PT Gunbuster Nickel Industry (GNI) telah ditempatkan dalam proses PKPU sementara oleh Pengadilan Niaga Jakarta Pusat, dengan nomor perkara 140/Pdt.Sus-PKPU/2026, diputuskan pada 19 Juni 2026. PKPU adalah prosedur penundaan pembayaran utang dan restrukturisasi di bawah pengawasan pengadilan, bukan likuidasi kepailitan. Pengadilan memberikan masa penangguhan 43 hari serta menunjuk hakim pengawas dan pengurus untuk menangani tagihan dan rencana restrukturisasi, dengan rapat kreditor pertama dijadwalkan pada 2 Juli dan pemungutan suara pada 28 Juli. SMM menyatakan bahwa langkah ini membuat tekanan keuangan dan operasional pada sejumlah produsen NPI RKEF berbiaya tinggi dan berutang besar menjadi terlihat, menyusul laporan sebelumnya tentang PHK dan pemeliharaan lini di GNI. Dampak jangka pendek terhadap pasokan NPI bergantung pada operasi lini, pengadaan bijih, dan perkembangan proses restrukturisasi.
1 jam yang lalu
Komisi Eropa akan memperbarui tolok ukur alokasi gratis dalam Emission - Shanghai Metals Market (SMM)