[Kilas Cepat Baja Tahan Karat SMM] Rantai Pasok Otomotif UE Tertekan oleh Impor dari Tiongkok dan Pertumbuhan yang Rendah

Telah Terbit: Mar 25, 2026 23:15
Menurut laporan EUROMETAL, sektor komponen otomotif Eropa menghadapi tekanan yang kian besar akibat persaingan dari Tiongkok, kenaikan impor, dan pertumbuhan yang stagnan. Dalam EUROMETAL Steel Day, Cosmin Bakai dari Autoliv mencatat bahwa produksi kendaraan ringan global akan tumbuh sekitar 1,3% pada 2030, tetapi Eropa masih lemah. Meski produsen mobil Tiongkok merencanakan fasilitas di Eropa, kapasitas awalnya (50.000–100.000 unit) tidak akan langsung mendorong permintaan baja lokal secara signifikan. Yang terpenting, perdagangan komponen melampaui perdagangan kendaraan; impor komponen Tiongkok ke UE naik dua kali lipat dalam tiga tahun menjadi US$8 miliar. Sementara itu, ekspor komponen UE ke AS senilai US$11 miliar menghadapi tekanan tarif. Akibatnya, prospek jangka pendek hingga menengah untuk permintaan baja otomotif Eropa tetap suram.

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
[SMM Kilasan Pasar Nikel] Kerja Sama Nikel Indonesia-Filipina Menargetkan Pasokan Bijih dan Integrasi Hilir
3 jam yang lalu
[SMM Kilasan Pasar Nikel] Kerja Sama Nikel Indonesia-Filipina Menargetkan Pasokan Bijih dan Integrasi Hilir
Read More
[SMM Kilasan Pasar Nikel] Kerja Sama Nikel Indonesia-Filipina Menargetkan Pasokan Bijih dan Integrasi Hilir
[SMM Kilasan Pasar Nikel] Kerja Sama Nikel Indonesia-Filipina Menargetkan Pasokan Bijih dan Integrasi Hilir
Salah satu tujuan utama koridor nikel Indonesia-Filipina adalah menghubungkan sumber daya bijih Filipina dengan kapasitas pemrosesan hilir Indonesia secara lebih baik. Laporan tersebut menyebutkan bahwa pengaturan ini dapat memperkuat keamanan bahan baku bagi sistem HPAL dan pemurnian Indonesia yang terus berkembang, sekaligus memberikan Filipina jalur lebih cepat untuk mendapatkan manfaat dari ekspor regional bernilai lebih tinggi melalui pusat pemrosesan Indonesia. Inisiatif ini juga dipandang sebagai sinyal bahwa Asia Tenggara berupaya memperkuat daya tawar dalam rantai pasok nikel dan baterai kendaraan listrik global.
3 jam yang lalu
[SMM Kilasan Pasar Nikel] Indonesia dan Filipina Meluncurkan Inisiatif Koridor Nikel
3 jam yang lalu
[SMM Kilasan Pasar Nikel] Indonesia dan Filipina Meluncurkan Inisiatif Koridor Nikel
Read More
[SMM Kilasan Pasar Nikel] Indonesia dan Filipina Meluncurkan Inisiatif Koridor Nikel
[SMM Kilasan Pasar Nikel] Indonesia dan Filipina Meluncurkan Inisiatif Koridor Nikel
Indonesia dan Filipina secara resmi meluncurkan inisiatif "koridor nikel" dalam pertemuan meja bundar bisnis tingkat tinggi di Cebu. Laporan tersebut menyebutkan kerja sama ini dimajukan oleh APNI dan PNIA dan akan berfokus pada berbagi data, investasi lintas batas, dan penyelarasan ESG, dengan tujuan membawa kedua negara melampaui ekspor bahan mentah menuju rantai pasok nikel regional yang lebih terkoordinasi.
3 jam yang lalu
[SMM Kilasan Pasar Nikel] Western Mines Menembus Zona Nikel Berkadar Lebih Tinggi di Mulga Tank
3 jam yang lalu
[SMM Kilasan Pasar Nikel] Western Mines Menembus Zona Nikel Berkadar Lebih Tinggi di Mulga Tank
Read More
[SMM Kilasan Pasar Nikel] Western Mines Menembus Zona Nikel Berkadar Lebih Tinggi di Mulga Tank
[SMM Kilasan Pasar Nikel] Western Mines Menembus Zona Nikel Berkadar Lebih Tinggi di Mulga Tank
Western Mines Group mengatakan lubang bor MTD031 di Proyek Mulga Tank juga menghasilkan beberapa perpotongan nikel berkadar lebih tinggi, termasuk 6 m dengan kadar 1,02% nikel dari kedalaman 259 m dan 8 m dengan kadar 0,81% nikel dari kedalaman 298 m. Interval-interval ini juga dikaitkan dengan nilai kobalt, tembaga, dan platinum-paladium yang meningkat. Hasil tersebut menunjukkan zona pengayaan yang lebih dalam mungkin masih terbuka dan dapat mendukung delineasi lebih lanjut dari mineralisasi berkadar lebih tinggi.
3 jam yang lalu