Data bea cukai terbaru menunjukkan bahwa pada Februari 2026, impor Tiongkok atas batangan perak mentah dengan kemurnian tidak kurang dari 99,99% mencapai 206,76 mt, naik 499% dibanding bulan sebelumnya dan melonjak 5.910% dibanding tahun sebelumnya ke level tertinggi dalam beberapa tahun. Pembukaan jendela impor yang jarang terjadi mendorong perubahan signifikan pada pola penawaran-permintaan di pasar domestik batangan perak.

I. Pendorong di Balik Lonjakan Impor
Kenaikan tajam impor batangan perak pada Februari merupakan hasil gabungan dari beberapa faktor:
Jendela arbitrase yang tercipta dari selisih harga terbuka. Terdapat perbedaan signifikan pada permintaan industri yang kaku terhadap batangan perak fisik dan harga spot di dalam dan luar Tiongkok, dan jendela impor tetap terbuka secara stabil, sehingga menciptakan kondisi arbitrase yang menguntungkan.

Arus balik batangan perak dalam perdagangan pemrosesan. Batangan perak spot yang diekspor oleh smelter domestik dengan lisensi perdagangan pemrosesan diubah menjadi persediaan di pasar Hong Kong dan, alih-alih dikirim ke Eropa dan AS, langsung diimpor kembali oleh trader ke pasar Shenzhen.
Kendala kapasitas pemrosesan perak kasar. Impor awal terutama terdiri atas perak kasar dan bahan baku yang mengandung perak, tetapi lini pemrosesan perak kasar domestik yang menganggur memiliki kapasitas terbatas. Smelter memprioritaskan jadwal produksi awal mereka, sementara pesanan toll processing baru untuk perak kasar ditunda, sehingga masuknya perak murni hasil pemrosesan perak kasar impor tertunda hingga akhir Februari atau bahkan Maret.
II. Perubahan Struktural di Pasar Spot
Arus masuk besar batangan perak impor berdampak besar pada pasar spot Tiongkok. Menurut data SMM, harga perak T+D di Shanghai Gold Exchange (SGE) mengalami fluktuasi tajam pada kuartal I 2026, dengan premi spot juga bergejolak kuat:
| Rata-rata waktu | Premi (yuan/kg) | Keterangan |
| Januari | 304,25 | Tetap pada level rendah |
| Februari | 2.018,21 | Mencapai puncak di 3.650 |
| Maret | 907,5 | Turun cepat |
| Akhir Maret | <100 Menyempit tajam |
III. Prospek Tren Impor pada Maret-April
Impor tetap tinggi pada Maret. Menurut survei pasar SMM, didukung oleh selisih harga antara pasar domestik dan luar negeri serta premi spot yang tinggi di Tiongkok, jendela impor tetap terbuka. Pada awal Maret, trader masih menempatkan pesanan forward dalam jumlah besar untuk batangan perak impor, dan impor Maret diperkirakan tetap berada pada level yang relatif tinggi.
Impor diperkirakan menurun pada April. Faktor pendorongnya meliputi:
Melemahnya dukungan dari permintaan industri. Pesanan terkait lonjakan ekspor PV mendekati akhir, dan produsen bubuk perak PV serta pasta perak yang berfokus pada ekspor mengurangi pesanan mereka. Pada akhir Maret, permintaan kaku untuk pengadaan bahan baku dari perusahaan perak nitrat menurun, dan konsumsi industri sempat memasuki musim sepi. Penyempitan premi menekan laba. Permintaan investasi dan industri mendingin secara bersamaan dalam jangka pendek, premi spot tinggi di Tiongkok berakhir, dan laba impor turun tajam. Pada akhir Maret, pasar telah bergeser dari "sulit mendapatkan barang apa pun" menjadi "sama sekali tidak ada pembeli," dengan pemasok terpaksa memangkas premi untuk menghabiskan barang, dan kuotasi premi spot kembali ke level yang rasional.
Laju ekspor perdagangan pemrosesan mengalami penyesuaian. Seiring batangan perak impor dan bahan baku yang mengandung perak terus masuk, pasokan spot yang ketat di Tiongkok mereda, dan premi pun turun. Smelter yang memperlambat ekspor dari Januari hingga Februari dan memprioritaskan pasokan domestik telah bersiap menjalankan dokumen perdagangan pemrosesan setelah jendela impor ditutup. Meskipun harga saat ini di Shanghai Gold Exchange (SGE) masih berada pada premi dibandingkan harga spot LBMA, beberapa smelter tetap berhati-hati dan memilih menunggu, sehingga penyesuaian laju ekspor mungkin tertunda hingga Mei.
IV. Prospek Pasar
Analisis SMM menunjukkan bahwa logika siklus penurunan suku bunga yang menopang harga logam mulia telah berubah, dan sulitnya mengakhiri konflik AS-Iran dalam jangka pendek dapat terus menekan logam mulia, dengan permintaan investasi mendingin secara signifikan, sementara pasar spot diperkirakan dalam jangka pendek kembali didorong oleh permintaan industri. Selain itu, baik Shanghai Gold Exchange (SGE) maupun CME di luar Tiongkok telah berulang kali menaikkan persyaratan margin untuk kontrak perak guna mengantisipasi risiko, dan saat ini belum ada ekspektasi penurunan. Langkah pengawasan yang lebih ketat telah menaikkan ambang masuk bagi modal spekulatif ke pasar, dan fluktuasi harga perak diperkirakan menjadi lebih stabil.


![Harga Perak Pulih dan Naik, Pembeli Hilir Tetap Berhati-hati dan Menunggu Sambil Mengamati, Transaksi Melemah [Ulasan Harian SMM]](https://imgqn.smm.cn/usercenter/JYbQQ20251217171736.jpg)
