Data yang dirilis oleh platform kueri daring statistik bea cukai menunjukkan bahwa impor bijih timah dan konsentrat China pada Februari 2026 mencapai 17.143,88 mt, turun 3,69% dibanding bulan sebelumnya dan naik 95,88% dibanding tahun sebelumnya.
Myanmar merupakan sumber impor terbesar. China mengimpor 6.676,93 mt bijih timah dan konsentrat dari Myanmar pada bulan tersebut, turun 2,15% dibanding bulan sebelumnya dan naik 151,82% dibanding tahun sebelumnya.
RD Kongo merupakan sumber impor terbesar kedua. China mengimpor 3.049,12 mt bijih timah dan konsentrat dari RD Kongo pada bulan tersebut, naik 53,48% dibanding bulan sebelumnya dan naik 114,13% dibanding tahun sebelumnya.
Berikut rincian impor bijih timah dan konsentrat China pada Februari 2026, yang disusun berdasarkan data dari situs resmi Administrasi Umum Bea Cukai China:

Sumber: Administrasi Umum Bea Cukai
Catatan: Total volume impor/ekspor (total keseluruhan) juga mencakup data untuk beberapa asal yang tidak tercantum dalam tabel di atas
(Wenhua Composite)
![SHFE timah ditutup di 412.910 pada sesi malam, turun 0,70%, karena posisi jual bertambah. Level 410.000 sedang diperebutkan oleh pembeli dan penjual [SMM Tin Morning News]](https://imgqn.smm.cn/usercenter/reOma20251217171751.jpg)
![SHFE timah semalam naik 0,76% hingga berada di atas 418.000; probabilitas kenaikan suku bunga September turun menjadi 50,4% [Ringkasan Rapat Pagi Timah SMM]](https://imgqn.smm.cn/usercenter/JnZMp20251217171752.jpg)

