Data yang dirilis oleh platform kueri statistik bea cukai daring menunjukkan bahwa impor timah olahan China pada Januari 2026 mencapai 1.101,12 mt, turun 28,86% dibanding bulan sebelumnya dan turun 52,82% dibanding tahun sebelumnya.
Indonesia menjadi negara asal terbesar, dengan impor timah olahan dari Indonesia pada bulan tersebut sebesar 613,8 mt, turun 3,53% dibanding bulan sebelumnya dan turun 66,36% dibanding tahun sebelumnya.
Rusia menjadi negara asal terbesar kedua, dengan impor timah olahan dari Rusia pada bulan tersebut sebesar 158,06 mt, naik 691,52% dibanding bulan sebelumnya.
Berikut rincian impor timah olahan China pada Januari 2026 yang disusun berdasarkan data dari situs resmi Administrasi Umum Bea Cukai:

Sumber: Administrasi Umum Bea Cukai
Catatan: 1. Timah olahan mencakup timah non-paduan tidak tempa (timah olahan).
2. Total impor (total) juga mencakup data untuk beberapa negara asal tertentu yang tidak tercantum dalam tabel di atas.
(Komposit Wenhua)



