Data yang dirilis oleh platform kueri daring untuk statistik kepabeanan menunjukkan bahwa Tiongkok mengimpor 17.800,53 mt bijih timah dan konsentrat pada Januari 2026, naik 1,08% dibanding bulan sebelumnya dan naik 80,96% dibanding tahun sebelumnya.
Myanmar merupakan negara asal terbesar, dengan Tiongkok mengimpor 6.823,67 mt bijih timah dan konsentrat dari Myanmar selama bulan tersebut, naik 9,96% dibanding bulan sebelumnya dan naik 202,11% dibanding tahun sebelumnya.
Bolivia merupakan negara asal terbesar kedua, dengan Tiongkok mengimpor 3.269,74 mt bijih timah dan konsentrat dari Bolivia selama bulan tersebut, naik 131,83% dibanding bulan sebelumnya dan naik 395,66% dibanding tahun sebelumnya.
Berikut rincian impor bijih timah dan konsentrat Tiongkok pada Januari 2026, yang disusun berdasarkan data dari situs resmi Administrasi Umum Kepabeanan Tiongkok:

Sumber: Administrasi Umum Kepabeanan
Catatan: Total volume impor/ekspor (total keseluruhan) juga mencakup data untuk beberapa negara asal yang tidak tercantum dalam tabel di atas
(Wenhua Composite)



