Data yang dirilis oleh platform kueri daring untuk statistik bea cukai menunjukkan bahwa Tiongkok mengimpor 2.310.344,42 mt bijih dan konsentrat tembaga pada Februari 2026, turun 11,93% dibanding bulan sebelumnya dan naik 5,96% dibanding tahun sebelumnya.
Chile menjadi negara asal terbesar, dengan impor bijih dan konsentrat tembaga dari Chile mencapai 747.321,72 mt pada bulan tersebut, turun 4,27% dibanding bulan sebelumnya dan turun 1,33% dibanding tahun sebelumnya.
Peru merupakan negara asal terbesar kedua, dengan impor bijih dan konsentrat tembaga dari Peru mencapai 489.372,44 mt pada bulan tersebut, turun 28,31% dibanding bulan sebelumnya dan turun 20,67% dibanding tahun sebelumnya.
Berikut rincian impor bijih dan konsentrat tembaga Tiongkok pada Februari 2026, yang disusun berdasarkan data dari situs resmi Administrasi Umum Bea Cukai Tiongkok:

Sumber: Administrasi Umum Bea Cukai
Catatan: Total volume impor/ekspor (total keseluruhan) juga mencakup sebagian data asal yang tidak tercantum dalam tabel di atas
(Wenhua Composite)



