Data yang dirilis oleh platform kueri daring statistik bea cukai menunjukkan bahwa impor bijih tembaga dan konsentratnya oleh Tiongkok pada Januari 2026 mencapai 2.623.162,74 mt, turun 3,00% dibanding bulan sebelumnya dan naik 4,02% dibanding tahun sebelumnya.
Chile merupakan negara asal terbesar, dengan Tiongkok mengimpor 780.640,92 mt bijih tembaga dan konsentratnya dari Chile pada bulan tersebut, turun 21,10% dibanding bulan sebelumnya dan turun 7,54% dibanding tahun sebelumnya.
Peru merupakan negara asal terbesar kedua, dengan Tiongkok mengimpor 682.585,86 mt bijih tembaga dan konsentratnya dari Peru pada bulan tersebut, naik 26,59% dibanding bulan sebelumnya dan naik 2,90% dibanding tahun sebelumnya.
Berikut rincian impor bijih tembaga dan konsentratnya oleh Tiongkok pada Januari 2026, yang disusun berdasarkan data dari situs web resmi Administrasi Umum Bea Cukai Tiongkok:

Sumber: Administrasi Umum Bea Cukai
Catatan: Total volume impor/ekspor (total) juga mencakup data untuk beberapa negara asal yang tidak tercantum dalam tabel di atas
(Komposit Wenhua)
![[Kilas | Imacec Juli Chili Turun 1,5% YoY, Penurunan Bulanan Terdalam Sejak 2022 karena Pertambangan Anjlok 9,3%]](https://imgqn.smm.cn/usercenter/yunIW20251217171723.jpeg)

![Pesanan Baru Hilir Melemah; Perusahaan Batang Tembaga Kurangi Produksi dan Stok [Tinjauan Mingguan Batang Katoda Tembaga SMM]](https://imgqn.smm.cn/usercenter/qcyEh20251217171709.jpg)
