Hari ini, kontrak BC copper 2604 yang paling aktif diperdagangkan dibuka pada 86.640 yuan/mt dan langsung menyentuh level tertinggi intraday di 86.640 yuan/mt. Setelah pembukaan, pusat pergerakan harga terus menurun dan menjelang penutupan sempat menyentuh level terendah intraday di 82.930 yuan/mt, sebelum akhirnya ditutup pada 83.380 yuan/mt, turun 4,59%. Open interest mencapai 5.565 lot, naik 133 lot dibanding hari perdagangan sebelumnya, sementara volume perdagangan tercatat 7.286 lot, naik 2.262 lot dari hari perdagangan sebelumnya, terutama mencerminkan peningkatan posisi short oleh pelaku bearish. Dari sisi makro, The Fed AS mempertahankan suku bunga tetap, sementara dot plot berubah lebih hawkish. Pasar memperkirakan bahwa pemangkasan suku bunga The Fed masih menjadi prospek yang jauh, sehingga menekan harga tembaga. Selain itu, ketegangan di Timur Tengah terus meningkat, dengan Israel membunuh menteri intelijen Iran dan menyerang target di Iran utara, sementara Iran membalas dengan menyerang fasilitas energi di Qatar dan Arab Saudi. Konflik geopolitik ini mendorong kenaikan harga minyak, memperbesar risiko inflasi, dan mengangkat indeks dolar AS, yang semuanya bersifat bearish bagi harga tembaga. Dari sisi fundamental, kedatangan kargo impor maupun domestik tetap stabil, dengan pasokan secara keseluruhan melimpah. Dari sisi permintaan, dipengaruhi oleh koreksi harga tembaga, minat beli sektor hilir terus pulih. Dari sisi persediaan, per Kamis, 19 Maret, persediaan tembaga SMM di wilayah utama Tiongkok turun 8,85% secara mingguan dibanding Kamis sebelumnya, sementara total persediaan naik 176.700 mt secara tahunan, dengan pengurangan stok terjadi di seluruh wilayah.
Kontrak tembaga SHFE 2604 ditutup pada 94.430 yuan/mt. Berdasarkan harga kontrak BC copper 2604 sebesar 83.380 yuan/mt, harga setelah pajaknya adalah 94.219 yuan/mt. Selisih harga antara kontrak tembaga SHFE 2604 dan BC copper sebesar 211 yuan/mt, dan selisih tersebut tetap dalam struktur contango, menyempit dibanding hari sebelumnya.



