PM Modi Resmikan Terminal Kargo Curah Kering Otomatis Pertama di India untuk Bangsa

Telah Terbit: Mar 17, 2026 09:19

[Berita Kilat Aluminium SMM] Perdana Menteri Narendra Modi meresmikan terminal kargo curah kering otomatis penuh pertama di India, Haldia Bulk Terminal (HBT), pada Sabtu (Maret 2026). Fasilitas ini dikembangkan oleh Adani Ports and Special Economic Zone Limited (APSEZ) di Haldia Dock Complex (Syama Prasad Mookerjee Port, Kolkata) dengan kapasitas penanganan tahunan sebesar 4 juta ton.

Fitur utama:

1. Mekanisasi penuh dan penanganan kargo otomatis

2. Konektivitas langsung ke jalur kereta melalui jalur khusus sepanjang 1,54 km

3. Sistem Pemuatan Gerbong Kereta Api (RWLS) berkapasitas 2.000 ton untuk perpindahan tanpa hambatan dari kapal ke kereta

Pesisir timur menangani sekitar 60% impor curah kering India (batu bara, bauksit, batu kapur), yang penting bagi sektor baja, aluminium, dan listrik.

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
Harga Paduan Aluminium Turun Seiring Momentum Bullish Melemah, Pasar ADC12 Tetap Berhati-hati
7 menit yang lalu
Harga Paduan Aluminium Turun Seiring Momentum Bullish Melemah, Pasar ADC12 Tetap Berhati-hati
Read More
Harga Paduan Aluminium Turun Seiring Momentum Bullish Melemah, Pasar ADC12 Tetap Berhati-hati
Harga Paduan Aluminium Turun Seiring Momentum Bullish Melemah, Pasar ADC12 Tetap Berhati-hati
[Tinjauan Harian Paduan Aluminium SMM] Di sisi berjangka, kontrak paduan aluminium teraktif 2607 dibuka pada 23.145 yuan/mt pada sesi pagi hari ini, mencapai titik tertinggi intraday 23.200 yuan/mt. Pihak bullish kemudian kehilangan momentum, dan harga terus menurun, menyentuh titik terendah 22.995 yuan/mt. Penutupan tengah hari berada di 22.995 yuan/mt, turun 110 yuan/mt atau 0,48% dari harga penyelesaian sebelumnya. Di sisi spot, pasar ADC12 secara keseluruhan mempertahankan sikap wait-and-see dengan harga stabil hari ini, dengan harga ADC12 SMM tetap stabil dari hari sebelumnya pada 23.700 yuan/mt. Di bawah tarik-menarik dua arah antara penawaran dan permintaan, harga ADC12 diperkirakan akan bergerak sideways dalam jangka pendek, dengan sentimen pasar secara keseluruhan tetap berhati-hati.
7 menit yang lalu
Impor dan Ekspor Bauksit: Pengiriman dari Guinea pada Mei Diperkirakan Turun di Tengah Tekanan Kerugian
1 jam yang lalu
Impor dan Ekspor Bauksit: Pengiriman dari Guinea pada Mei Diperkirakan Turun di Tengah Tekanan Kerugian
Read More
Impor dan Ekspor Bauksit: Pengiriman dari Guinea pada Mei Diperkirakan Turun di Tengah Tekanan Kerugian
Impor dan Ekspor Bauksit: Pengiriman dari Guinea pada Mei Diperkirakan Turun di Tengah Tekanan Kerugian
1 jam yang lalu
Pemadaman Listrik di Sumatra Berdampak pada Sejumlah Wilayah, Operasional Smelter INALUM Tidak Terdampak
2 jam yang lalu
Pemadaman Listrik di Sumatra Berdampak pada Sejumlah Wilayah, Operasional Smelter INALUM Tidak Terdampak
Read More
Pemadaman Listrik di Sumatra Berdampak pada Sejumlah Wilayah, Operasional Smelter INALUM Tidak Terdampak
Pemadaman Listrik di Sumatra Berdampak pada Sejumlah Wilayah, Operasional Smelter INALUM Tidak Terdampak
[SMM Aluminum Express News] Gangguan listrik di Sumatra yang terkait dengan dugaan kerusakan akibat cuaca pada sistem transmisi 275 kV Muara Bungo–Sungai Rumbai memicu pemadaman beruntun yang memengaruhi beberapa wilayah. Pihak berwenang telah memulihkan beban sebesar 3.431 MW dan seluruh 176 gardu induk yang terdampak. Dikonfirmasi bahwa operasi pabrik peleburan aluminium INALUM di Sumatra tidak terdampak dan terus beroperasi secara normal.
2 jam yang lalu