Baru-baru ini, di lokasi proyek alumina Proyek Pengembangan Aluminium Guinea (Tahap II), setelah katup masuk depo minyak CMST berhasil dibuka usai inspeksi BV, tiga tangki penyimpanan solar baru berkapasitas 60.000 liter resmi mulai dioperasikan, menandai terobosan penting dalam kemampuan proyek untuk menjamin keamanan energi secara mandiri.
Sejak pembangunan proyek alumina dalam Proyek Pengembangan Aluminium Guinea (Tahap II) dimulai pada Oktober 2025, pasokan solar yang tidak stabil telah menjadi hambatan utama yang membatasi percepatan konstruksi proyek. Menghadapi tantangan berat tersebut, perusahaan Guinea memandang solar sebagai “sumber daya penopang kelangsungan hidup”, menaikkan jaminan pasokan menjadi prioritas strategis, serta bertindak cepat dan proaktif.



