Institut Nasional Sains dan Teknologi Industri Lanjutan (AIST) di Jepang baru-baru ini mengumumkan keberhasilan pengembangan sel surya tembaga galium selenida (CuGaSe₂) dengan efisiensi konversi 12,28%, yang mencetak rekor dunia untuk sel surya kalkogenida celah pita lebar bebas indium pada pita frekuensi yang sama.
Tim peneliti meningkatkan tegangan rangkaian terbuka dan kinerja sel dengan menambahkan aluminium untuk membentuk medan permukaan belakang serta mengoptimalkan lapisan penyangga. Pencapaian ini memberikan pendekatan baru bagi pengembangan sel surya tandem berefisiensi tinggi.



