Di pasar MHP, ketatnya pasokan menjadi kontradiksi utama pasar pekan ini dan mendorong kenaikan payable. Terdampak longsornya bendungan tailing di Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) pada Februari, beberapa proyek HPAL di kawasan tersebut beroperasi pada tingkat rendah dan kondisi ini diperkirakan berlanjut selama beberapa pekan ke depan. Sementara itu, potensi langkah pertanggungjawaban oleh pemerintah Indonesia dapat menimbulkan risiko pencabutan izin, dan bersama ketidakpastian pasokan sulfur akibat situasi di Timur Tengah, risiko pengetatan pasokan bahan baku MHP meningkat, yang semakin memperkuat ekspektasi kontraksi pasokan pasar. Selain itu, persetujuan IUI untuk proyek MHP baru masih dalam proses, sehingga membatasi pertumbuhan pasokan jangka pendek.
Dari sisi permintaan, Maret merupakan musim puncak tradisional untuk energi baru, dan ditambah sebagian perusahaan hilir mempercepat ekspor, permintaan secara keseluruhan membaik dan kemauan perusahaan untuk melakukan pengadaan meningkat. Meskipun transaksi spot terlihat lesu, dengan pembeli dan penjual menunggu arahan dari hasil tender Papua Nugini, hubungan pasokan-permintaan telah mendorong kenaikan payable. Seiring permintaan penimbunan stok di hilir secara bertahap dilepaskan, payable nikel MHP dan payable kobalt diperkirakan kecil kemungkinan akan turun.
Di pasar nickel matte kadar tinggi, hubungan pasokan-permintaan tetap berada dalam keseimbangan ketat, dan payable nikel stabil dibanding pekan lalu. Penjual utama pada dasarnya telah menjual habis kargo kuartal I mereka, dengan peredaran terbatas di pasar spot, dan sebagian penjual telah menghentikan penawaran. Karena nickel matte kadar tinggi sendiri mengalami pertumbuhan produksi yang terbatas dan perannya sebagai bahan baku substitusi pelengkap untuk MHP semakin jelas, payable nikel diperkirakan kecil kemungkinan akan turun di tengah pasokan ketat dan kuatnya keinginan penjual untuk mempertahankan harga.
Untuk sulfur, sebagai bahan pendukung utama, harga sulfur terus naik pekan ini di bawah dampak ekspektasi pengurangan pasokan dari sisi penawaran. Meskipun harga kontrak sulfur Qatar untuk Maret stabil secara bulanan di FOB $520/mt, situasi di Timur Tengah tetap buntu, dan harga dari kawasan tersebut pada praktiknya tidak dapat ditransaksikan, sehingga memaksa perusahaan mencari sumber impor lain. Mengingat ketidakpastian situasi di Timur Tengah, harga sulfur pada periode selanjutnya lebih berpeluang naik daripada turun. Arah situasi di Timur Tengah dan terwujudnya kedatangan kapal di pelabuhan berikutnya akan menentukan tren akhir.
Harga nikel, pada awal pekan, indeks dolar AS menguat, dan bersama sentimen lindung nilai yang dipicu oleh ketegangan geopolitik di Timur Tengah, hal ini menekan harga logam nonferrous. Namun, kebijakan Indonesia untuk memperketat pasokan bijih nikel tetap tidak berubah dan masih menjadi pendorong utama dari sisi pasokan, sehingga harga nikel naik secara mingguan. Dari sisi payable, harga nikel untuk MHP dan matte nikel kadar tinggi sama-sama naik secara keseluruhan pekan ini, sementara harga kobalt dalam MHP juga meningkat seiring naiknya payable.



