CIMC Enric Bergandengan Tangan dengan PT SAMATOR Group Indonesia untuk Bersama-sama Memperluas Pasar Energi Bersih Asia Tenggara

Telah Terbit: Mar 13, 2026 13:59

Baru-baru ini, CIMC Enric dan PT SAMATOR Group, penyedia layanan gas industri dan energi terbesar di Indonesia, resmi menandatangani perjanjian kerangka kerja sama strategis di Jakarta. Dengan memanfaatkan keunggulan masing-masing, kedua pihak menjalin kemitraan jangka panjang untuk bersama-sama mendorong optimalisasi struktur energi di Indonesia dan Asia Tenggara, serta pembangunan hijau dan berkelanjutan.

PT SAMATOR Group merupakan perusahaan gas industri terkemuka di Indonesia, dengan bisnis yang mencakup berbagai sektor seperti kesehatan, minyak dan gas, serta metalurgi, didukung jaringan pasar lokal dan sumber daya operasional yang mapan. Sesuai perjanjian, kedua pihak akan berfokus pada kerja sama mendalam di lima bidang utama: seluruh rantai industri gas industri, peralatan penyimpanan dan transportasi gas alam, EPC untuk proyek energi, layanan purnajual digital, dan pengembangan bisnis baru.

CIMC Enric akan memanfaatkan keunggulannya dalam desain, manufaktur, dan integrasi sistem peralatan energi, bersama sumber daya lokal pihak mitra, untuk bersama-sama mendorong pelaksanaan proyek energi bersih seperti gas industri, penyimpanan dan transportasi hidrogen, serta energi baru, sehingga mendukung transisi energi dan peningkatan industri di Indonesia.

Ju Xiaofeng, Wakil Presiden CIMC Enric, dan Rachmat Harsono, Chief Executive Officer PT SAMATOR Group, menandatangani perjanjian tersebut atas nama masing-masing pihak. Ju Xiaofeng mengatakan bahwa kerja sama ini merupakan hasil sinergi sumber daya dan menunjukkan tekad perusahaan untuk memperdalam kehadirannya di pasar Indonesia; Rachmat Harsono menyatakan bahwa kerja sama ini akan membantu semakin memperkuat bisnis lokal Grup serta memperluas ruang bagi kedua pihak di pasar di luar Tiongkok.

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
Penjualan kendaraan energi baru Tiongkok turun 6,9% secara tahunan pada periode Januari–Februari
6 menit yang lalu
Penjualan kendaraan energi baru Tiongkok turun 6,9% secara tahunan pada periode Januari–Februari
Read More
Penjualan kendaraan energi baru Tiongkok turun 6,9% secara tahunan pada periode Januari–Februari
Penjualan kendaraan energi baru Tiongkok turun 6,9% secara tahunan pada periode Januari–Februari
CAAM: Penjualan kendaraan energi baru Tiongkok turun 6,9% secara tahunan dari Januari hingga Februari.
6 menit yang lalu
Penjualan Kendaraan Energi Baru Tiongkok Turun 14,2% Secara Tahunan pada Februari, Lapor CAAM
7 menit yang lalu
Penjualan Kendaraan Energi Baru Tiongkok Turun 14,2% Secara Tahunan pada Februari, Lapor CAAM
Read More
Penjualan Kendaraan Energi Baru Tiongkok Turun 14,2% Secara Tahunan pada Februari, Lapor CAAM
Penjualan Kendaraan Energi Baru Tiongkok Turun 14,2% Secara Tahunan pada Februari, Lapor CAAM
CAAM: Penjualan NEV China Turun 14,2% Secara Tahunan pada Februari.
7 menit yang lalu
Chili dan AS Mencari Kerja Sama dalam Mineral Kritis dan Logam Tanah Jarang
7 menit yang lalu
Chili dan AS Mencari Kerja Sama dalam Mineral Kritis dan Logam Tanah Jarang
Read More
Chili dan AS Mencari Kerja Sama dalam Mineral Kritis dan Logam Tanah Jarang
Chili dan AS Mencari Kerja Sama dalam Mineral Kritis dan Logam Tanah Jarang
Kementerian Luar Negeri Chile pada Kamis mengatakan bahwa Chile dan AS telah menandatangani pernyataan bersama untuk memulai konsultasi mengenai mineral kritis dan logam tanah jarang. Pernyataan itu juga menambahkan bahwa pertemuan pertama akan digelar dalam dua pekan ke depan. Logam tanah jarang banyak digunakan di bidang seperti kendaraan listrik, semikonduktor, sistem pertahanan nasional, dan produk elektronik konsumen. Chile adalah produsen tembaga terbesar di dunia dan produsen litium terbesar kedua. Wakil Menteri Luar Negeri AS Landau mengatakan kepada wartawan di Chile: "Saya yakin AS dan Chile dapat melakukan banyak hal bersama untuk memperkuat rantai pasok mineral-mineral ini." Landau menambahkan: "Kami akan menjajaki cara untuk bekerja sama."
7 menit yang lalu
Daftar untuk Lanjut Membaca
Dapatkan akses ke wawasan terkini tentang logam dan energi baru
Sudah memiliki akun?masuk di sini