Menurut data terbaru dari Administrasi Umum Bea Cukai Tiongkok (GACC), total impor bijih besi Tiongkok pada Januari dan Februari 2023 mencapai 211 juta ton, dengan nilai kumulatif sekitar US$9,89 miliar. Harga impor rata-rata selama dua bulan tersebut adalah US$101,3 per ton, naik 0,3% dibanding bulan sebelumnya. Analisis per bulan menunjukkan impor Januari berjumlah 110,35 juta ton, turun 7,77% dari bulan sebelumnya tetapi naik 13,59% secara tahunan. Impor Februari sebesar 99,67 juta ton, turun 9,68% dibanding bulan sebelumnya, namun masih mencatat kenaikan 5,80% secara tahunan.
Penurunan volume impor terutama disebabkan oleh gangguan terkait cuaca yang sering terjadi di negara pemasok utama seperti Australia dan Brasil, yang berdampak negatif pada jaringan kereta api dari tambang ke pelabuhan serta operasi pemuatan di pelabuhan, sehingga menyebabkan penurunan sementara pengiriman dari luar negeri. Pada saat yang sama, aktivitas operasional di pelabuhan utama dalam negeri melambat selama libur Tahun Baru Imlek, yang memengaruhi efisiensi pembongkaran kapal, pergudangan kargo, dan prosedur bea cukai. Faktor-faktor gabungan ini menyebabkan berkurangnya skala impor selama dua bulan pertama 2023.
Ke depan pada Maret, impor bijih besi diperkirakan mengalami pemulihan secara bulanan. Hal ini diperkirakan terjadi akibat gangguan pengiriman di Timur Tengah yang disebabkan oleh blokade parsial di Selat Hormuz, yang dapat menyebabkan sebagian kapal dialihkan ke Tiongkok, sehingga mendorong angka impor. Selain itu, kendala logistik terkait cuaca diperkirakan mereda, sehingga pengiriman dari negara produsen dapat kembali normal. Terakhir, karena Maret menandai akhir kuartal pertama, beberapa perusahaan tambang mungkin akan meningkatkan volume pengiriman mereka untuk memenuhi target triwulanan, yang akan semakin mendukung pemulihan tingkat impor.



![Harga Magnesium Naik Tiga Sesi Berturut-turut! Sisi Biaya Tetap "Membara" Sementara Sisi Permintaan Kesulitan Mengambil Alih [Komentar SMM]](https://imgqn.smm.cn/usercenter/EutUV20251217171724.jpeg)
