Berita Nikel SMM, 11 Maret:
Berita Makro dan Pasar:
(1) Setelah Iran dilaporkan bersiap menempatkan ranjau laut di Selat Hormuz, jalur sempit yang sangat penting bagi transportasi minyak global, Presiden AS Trump menyatakan bahwa jika Iran memasang ranjau di Selat Hormuz, Iran harus segera menyingkirkannya atau menghadapi "konsekuensi militer yang belum pernah terjadi sebelumnya."
(2) Trump mengatakan bahwa negosiasi dengan Iran mungkin dilakukan dalam kondisi tertentu. Namun, di Iran, menteri luar negeri menyatakan bahwa pemimpin tertinggi yang baru tidak akan bernegosiasi dengan AS, sementara wakil presiden mengatakan Iran belum menyerah untuk menyelesaikan masalah tersebut melalui perundingan.
Pasar Spot:
Pada 11 Maret, harga SMM untuk nikel rafinasi #1 turun 1.850 yuan/mt dibanding hari perdagangan sebelumnya. Dari sisi premi spot, premi rata-rata untuk nikel rafinasi #1 Jinchuan tercatat 6.650 yuan/mt, tidak berubah dari hari perdagangan sebelumnya; nikel elektrolisis merek utama domestik berada di kisaran -300-400 yuan/mt.
Pasar Berjangka:
Kontrak nikel SHFE yang paling aktif diperdagangkan (2605) berfluktuasi melemah pada sesi pagi dan ditutup pada 136.870 yuan/mt, turun 0,9%.
Dari sisi makro, sentimen penghindaran risiko yang didorong konflik geopolitik di Timur Tengah menunjukkan tanda-tanda mereda dalam jangka pendek. Dari sisi pasokan, pendorong utama tetap tidak berubah, yakni kebijakan pengetatan pasokan bijih nikel di Indonesia. Dalam jangka pendek, harga kontrak nikel SHFE yang paling aktif diperdagangkan diperkirakan akan tetap bergerak sideways di kisaran 130.000-140.000 yuan/mt.

![[Analisis SMM] Biaya Spot Rebound Signifikan, Harga Garam Nikel Naik](https://imgqn.smm.cn/usercenter/JjbtE20251217171732.jpeg)

