Berita Nikel SMM, 10 Maret:
Pembaruan Makro dan Pasar:
(1) Presiden AS Trump: Perang pada dasarnya telah berakhir, dan ia mempertimbangkan untuk mengendalikan Selat Hormuz; masih “jauh” untuk mengerahkan pasukan darat AS ke Iran, dan terlalu dini untuk membahas penyitaan minyak Iran.
(2) Presiden Rusia Putin dan Presiden AS Trump melakukan panggilan telepon pada hari itu, berfokus pada situasi Timur Tengah terkait Iran serta perkembangan negosiasi mengenai isu Ukraina.
Pasar Spot:
Pada 10 Maret, harga nikel rafinasi SMM #1 naik 2.700 yuan/mt dibanding hari perdagangan sebelumnya. Dari sisi premi spot, rata-rata nikel rafinasi Jinchuan #1 sebesar 6.650 yuan/mt, turun 600 yuan/mt dari hari perdagangan sebelumnya; kisaran merek arus utama domestik untuk nikel elektrodeposisi adalah -300–400 yuan/mt.
Pasar Berjangka:
Setelah pembukaan pagi, kontrak nikel SHFE 2605 yang paling banyak diperdagangkan langsung anjlok, menyentuh level terendah 132.000 yuan/mt, lalu memantul tajam. Hingga penutupan sesi pagi, kuotasinya 137.240 yuan/mt, naik 0,87%.
Pada sesi pagi, harga nikel memantul setelah muncul kabar bahwa empat pabrik nikel pelindian asam bertekanan tinggi (HPAL) di Indonesia terpaksa berhenti beroperasi sepenuhnya akibat kecelakaan longsor pada Februari. Dalam jangka pendek, harga kontrak nikel SHFE yang paling banyak diperdagangkan diperkirakan bergerak mendatar dalam kisaran 130.000–140.000 yuan/mt.
![[Analisis SMM] Dukungan Biaya Menguat, Harga Nikel Sulfat Naik](https://imgqn.smm.cn/usercenter/WNjzM20251217171732.jpeg)


