[Berita SMM PV] Ekspor Surya Indonesia-Singapura Tersendat oleh Aturan Izin 5 Tahun yang “Tidak Layak Dibiayai”

Telah Terbit: Mar 9, 2026 16:56
Rencana ekspor energi surya Indonesia dari Batam ke Singapura terhambat akibat kendala pembiayaan. Para pengembang menargetkan pengiriman hingga 3,4 GW pada 2028, tetapi kesulitan memperoleh pinjaman bank karena regulasi Indonesia mewajibkan izin ekspor diperbarui setiap lima tahun. Ketentuan ini bertentangan dengan kepastian 20–25 tahun yang dibutuhkan pemberi pembiayaan, sehingga proyek-proyek besar tersebut menjadi “tidak layak dibiayai bank”.

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
Pembangkit Listrik Tenaga Surya Jerman Mencapai Rekor Tertinggi, Naik 17,4% pada 2025
12 jam yang lalu
Pembangkit Listrik Tenaga Surya Jerman Mencapai Rekor Tertinggi, Naik 17,4% pada 2025
Read More
Pembangkit Listrik Tenaga Surya Jerman Mencapai Rekor Tertinggi, Naik 17,4% pada 2025
Pembangkit Listrik Tenaga Surya Jerman Mencapai Rekor Tertinggi, Naik 17,4% pada 2025
Data yang baru-baru ini dirilis oleh Kantor Statistik Federal Jerman menunjukkan bahwa pembangkitan listrik PV Jerman pada 2025 naik 17,4% (YoY) menjadi 70,1 miliar kWh, mencakup 16% dari total pembangkitan listrik negara tersebut. Baik volume pembangkitan maupun porsinya mencapai rekor tertinggi sejak statistik terkait dimulai pada 2018. Pembangkitan listrik PV Jerman mencatat pertumbuhan YoY lebih dari 10% selama dua tahun berturut-turut.
12 jam yang lalu
[Berita SMM PV] Jepang Mengalokasikan 79 MW dalam Lelang Surya ke-27; Harga Rata-rata JPY 4,61/kWh
15 jam yang lalu
[Berita SMM PV] Jepang Mengalokasikan 79 MW dalam Lelang Surya ke-27; Harga Rata-rata JPY 4,61/kWh
Read More
[Berita SMM PV] Jepang Mengalokasikan 79 MW dalam Lelang Surya ke-27; Harga Rata-rata JPY 4,61/kWh
[Berita SMM PV] Jepang Mengalokasikan 79 MW dalam Lelang Surya ke-27; Harga Rata-rata JPY 4,61/kWh
Organisasi “Green Investment Promotion Organization” Jepang telah menyelesaikan lelang PLTS skala utilitas ke-27, dengan menetapkan pemenang total 79 MW pada 11 proyek dari perkiraan 196 MW. Fasilitas PV terpilih berkisar dari 72 kW hingga 29,9 MW. Harga rata-rata final ditetapkan pada JPY 4,61/kWh, jauh di bawah batas JPY 8,68/kWh. Yang menonjol, penawaran terendah adalah JPY 0,0/kWh untuk proyek 400 kW, yang kemungkinan sudah mengamankan perjanjian pembelian listrik korporat swasta (“PPA”) dan memanfaatkan lelang hanya untuk memperoleh koneksi jaringan. Pengadaan ini menyusul putaran ke-26, yang mengalokasikan 75,3 MW
15 jam yang lalu
[Berita SMM PV] Jaringan Listrik Jerman 2025: Tenaga Surya Mencapai Rekor 70 TWh
15 jam yang lalu
[Berita SMM PV] Jaringan Listrik Jerman 2025: Tenaga Surya Mencapai Rekor 70 TWh
Read More
[Berita SMM PV] Jaringan Listrik Jerman 2025: Tenaga Surya Mencapai Rekor 70 TWh
[Berita SMM PV] Jaringan Listrik Jerman 2025: Tenaga Surya Mencapai Rekor 70 TWh
Jerman menyalurkan 438,2 TWh ke jaringan publiknya pada 2025. Sementara pembangkitan tenaga surya melonjak 17,4% ke rekor 70,1 TWh (hampir menyamai gas alam), total output energi terbarukan sedikit menurun, sehingga pangsanya di jaringan turun menjadi 58,6%. Angin tetap menjadi sumber energi terbesar meski turun 3,6% menjadi 131,3 TWh. Sebaliknya, pembangkitan berbahan bakar fosil meningkat hingga pangsa 41,4%, terutama didorong kenaikan 10,2% pada output pembangkit berbahan bakar gas. Jerman juga memperkecil surplus impor listrik bersihnya menjadi 19,4 TWh.
15 jam yang lalu