Pasokan Aluminium Luar Negeri Kembali Bergejolak, Biaya Pengolahan Tertekan dan Diperdagangkan dengan Diskon [Ulasan Harian Aluminium Spot SMM China Selatan]

Telah Terbit: Mar 5, 2026 18:40

SMM, 5 Maret:

Hari ini, sentimen pasar di pasar spot aluminium Foshan A00 menyesuaikan diri dalam kondisi lesu. Pelaku hilir pada dasarnya telah menyelesaikan pemulihan operasi setelah Festival Lampion, dengan sentimen bullish menyebar. Kemauan membeli dan intensitas pembelian sama-sama meningkat, dan transaksi pasar memasuki fase pemulihan yang dipercepat. Pola pasokan-permintaan secara keseluruhan berubah relatif kecil. Meski kargo yang dapat diserahkan di gudang secara umum melimpah, tekanan dari kargo dalam perjalanan sedikit mereda karena perluasan penghentian pemuatan kereta di Tiongkok Selatan. Harga aluminium naik selama beberapa sesi berturut-turut, membuat posisi lindung nilai pedagang relatif pasif. Hari ini, kuotasi arus utama di pasar Tiongkok Selatan berada pada diskon 170–180 yuan/mt terhadap kontrak aluminium SHFE 03, dengan transaksi arus utama pada diskon 180 yuan/mt terhadap kontrak aluminium SHFE 03.

Billet aluminium: Hari ini, rata-rata biaya pemrosesan billet aluminium SMM 6063 (Guangdong) adalah -50 yuan/mt untuk Φ90/100, dan -100 yuan/mt untuk Φ120 ke atas, turun 230 yuan/mt dari kemarin. Seiring pasokan aluminium luar negeri kembali bergejolak, harga dasar berfluktuasi tajam. Biaya pemrosesan billet aluminium tertekan, dengan diskon melebar. Pelaku hilir waspada terhadap harga tinggi, terutama membeli sesuai kebutuhan kaku sambil mendorong penurunan harga, dan sentimen perdagangan pasar secara keseluruhan rata-rata.

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
Ekspor Aluminium Foil Turun 6% YoY pada April; Pemulihan Ekspor Sepanjang Tahun Masih Dipertanyakan [Analisis SMM]
1 jam yang lalu
Ekspor Aluminium Foil Turun 6% YoY pada April; Pemulihan Ekspor Sepanjang Tahun Masih Dipertanyakan [Analisis SMM]
Read More
Ekspor Aluminium Foil Turun 6% YoY pada April; Pemulihan Ekspor Sepanjang Tahun Masih Dipertanyakan [Analisis SMM]
Ekspor Aluminium Foil Turun 6% YoY pada April; Pemulihan Ekspor Sepanjang Tahun Masih Dipertanyakan [Analisis SMM]
Menurut data bea cukai, total ekspor aluminium foil Tiongkok (kode tarif 76071110, 76071120, 76071190, 76071900, 76072000) mencapai 114.400 mt pada April 2026, naik 10,5% MoM tetapi turun 6,2% YoY.
1 jam yang lalu
Ekspor Pelat/Lembaran dan Strip Aluminium Naik 18% YoY dan MoM pada April; Pesanan yang Dialihkan dari Amerika Utara Mendukung Ekspor Q2
1 jam yang lalu
Ekspor Pelat/Lembaran dan Strip Aluminium Naik 18% YoY dan MoM pada April; Pesanan yang Dialihkan dari Amerika Utara Mendukung Ekspor Q2
Read More
Ekspor Pelat/Lembaran dan Strip Aluminium Naik 18% YoY dan MoM pada April; Pesanan yang Dialihkan dari Amerika Utara Mendukung Ekspor Q2
Ekspor Pelat/Lembaran dan Strip Aluminium Naik 18% YoY dan MoM pada April; Pesanan yang Dialihkan dari Amerika Utara Mendukung Ekspor Q2
Berdasarkan data bea cukai, ekspor pelat/lembaran dan strip aluminium China (kode tarif 76061121, 76061129, 76061191, 76061199, 76061220, 76061230, 76061251, 76061259, 76061290, 76069100, 76069200) mencapai total 327.900 mt pada April 2026, naik 18% MoM dan naik 18% YoY.
1 jam yang lalu
Krisis Timur Tengah Memicu Perlambatan Ekonomi Global dan Inflasi, Menurut Laporan PBB
23 May 2026 15:32
Krisis Timur Tengah Memicu Perlambatan Ekonomi Global dan Inflasi, Menurut Laporan PBB
Read More
Krisis Timur Tengah Memicu Perlambatan Ekonomi Global dan Inflasi, Menurut Laporan PBB
Krisis Timur Tengah Memicu Perlambatan Ekonomi Global dan Inflasi, Menurut Laporan PBB
Laporan *World Economic Situation and Prospects as of Mid-2026* yang dirilis oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa dengan jelas menunjukkan bahwa krisis Timur Tengah telah menimbulkan gelombang guncangan baru terhadap ekonomi global, yang secara langsung menyebabkan perlambatan pertumbuhan ekonomi global, kenaikan kembali tekanan inflasi, dan semakin meningkatnya ketidakpastian ekonomi global. Patut dicatat, dampak krisis ini sangat tidak merata, dengan negara-negara berkembang menanggung beban terberat dari guncangan tersebut. Dalam kondisi saat ini, pertumbuhan ekonomi global diperkirakan mencapai 2,5% pada tahun 2026, meskipun angka ini telah direvisi turun sebesar 0,2 poin persentase dari perkiraan bulan Januari.
23 May 2026 15:32