Kontrak berjangka bijih besi DCE hari ini sebagian besar berfluktuasi dalam kisaran sempit, dan kontrak yang paling banyak diperdagangkan I2605 akhirnya ditutup pada 752 yuan/mt, naik 0,04% dibanding sesi perdagangan sebelumnya. Harga spot turun 0–2 yuan dibanding hari perdagangan sebelumnya. Aktivitas penawaran dari pedagang tergolong moderat, sementara pabrik baja terutama membeli sesuai kebutuhan riil dan umumnya bersikap menunggu. Secara keseluruhan, suasana transaksi spot terbilang biasa.
Pekan ini, survei SMM menunjukkan produksi rata-rata harian hot metal sebesar 2,3878 juta mt, turun 5.900 mt dibanding periode sebelumnya. Penurunan hot metal terutama disebabkan pembatasan produksi yang didorong kebijakan perlindungan lingkungan. Pekan depan, delapan tanur tinggi diperkirakan masuk masa perawatan, sehingga secara keseluruhan hot metal menunjukkan tren menurun. Penurunan produksi hot metal diperkirakan menjadi faktor bearish bagi permintaan bijih besi. Sementara itu, bijih besi yang semula dikapalkan ke Timur Tengah mungkin dialihkan ke Tiongkok di tengah pemblokiran Selat Hormuz, yang berpotensi memperburuk kelonggaran di sisi pasokan. Karena itu, dengan pasokan kuat dan permintaan lemah, tekanan resistensi untuk bijih besi tetap jelas. Dalam jangka pendek, harga bijih besi diperkirakan bergerak mendatar atau cenderung melemah.
![[SMM Iron & Steel] Harga Billet Raipur Naik Tipis](https://imgqn.smm.cn/usercenter/gmcdk20251217171720.jpg)
![Dalam jangka pendek, logam besi akan tetap berada di bawah tekanan [Laporan Mingguan Rantai Industri Baja SMM]](https://imgqn.smm.cn/usercenter/YxksS20251217171748.jpg)
![Futures Logam Silikon Berfluktuasi dalam Kisaran Sempit, Pasar Spot Sebagian Besar Stabil [Ulasan Mingguan Industri Silikon SMM]](https://imgqn.smm.cn/usercenter/bkAyC20251217171720.jpg)
