【Berita Kilat SMM】 Chandra Asri Menyatakan Keadaan Kahar akibat Gangguan di Selat Hormuz

Telah Terbit: Mar 4, 2026 16:50
Raksasa petrokimia Indonesia PT Chandra Asri Pacific secara resmi menyatakan force majeure atas pengiriman bahan bakunya menyusul pecahnya konflik Iran–Israel–AS. Dalam pemberitahuan yang diterbitkan pada 2 Maret, perusahaan menyebut gangguan parah pada arus minyak dan LNG melalui Selat Hormuz, yang secara signifikan memengaruhi pasokan bahan bakunya. Chandra Asri, yang mengoperasikan kompleks petrokimia terintegrasi terbesar di Indonesia serta salah satu cracker nafta utama, menyatakan akan menyesuaikan tingkat operasi pabrik untuk menjaga ketahanan. Durasi force majeure tersebut masih belum pasti karena perusahaan terus memantau situasi geopolitik yang kian memanas dengan cermat

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn