Menurut data yang dirilis Kementerian Perdagangan Indonesia, ekspor ingot timah pada Januari 2026 turun 47% menjadi 2.653,7 ton.
1) Impor dari China melonjak menjadi 1.775,0 ton pada Januari, naik 162% secara bulanan, menyumbang 67% dari total.
2) Namun, tujuan ekspor utama dari kuartal sebelumnya mengalami penurunan signifikan: ekspor ke Singapura anjlok menjadi 170,4 ton dari 1.399,5 ton pada Desember tahun lalu, turun 88% secara bulanan; ekspor ke Korea Selatan turun menjadi 384,0 ton dari 902,5 ton, penurunan 57% secara bulanan.


![Dampak marjinal kenaikan suku bunga dolar AS saat ini melemah, dan harga timah rebound tipis di sekitar level tengah pagi ini [Ulasan Tengah Hari Timah SMM]](https://imgqn.smm.cn/usercenter/iLVGs20251217171753.jpg)
