【Berita Kilat SMM】DPR Desak Transparansi atas Pemotongan Kuota Batu Bara 2026 yang Drastis

Telah Terbit: Feb 26, 2026 23:46
Anggota Komisi XII DPR Jalal Abdul Nasir mendesak pemerintah untuk memperjelas disparitas ekstrem dalam persetujuan RKAB batubara 2026. Meski mengapresiasi upaya pemerintah mencegah kelebihan pasokan dan menstabilkan harga, Jalal menyoroti bahwa sebagian penambang menghadapi pemotongan hingga 40–70%, sementara lainnya tidak terdampak. Ia memperingatkan bahwa pengurangan ekstrem seperti itu berpotensi mengakibatkan penghentian operasi dan pemutusan hubungan kerja massal jika dasar regulasi yang mendasarinya tidak dikomunikasikan secara transparan kepada pelaku industri. Hal ini menyusul laporan bahwa pemerintah menargetkan pembatasan produksi 2026 sekitar 600 juta ton.

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Anggota Komisi XII DPR Jalal Abdul Nasir mendesak pemerintah untuk mem - Shanghai Metals Market (SMM)