Cosmo Chemical Tandatangani Kesepakatan Pasokan Bahan Baterai dengan Produsen Prekursor Terbesar di Dunia

Telah Terbit: Feb 23, 2026 22:04
Perusahaan Korea Selatan Cosmo Chemical mengumumkan pada tanggal 23 bahwa mereka telah menandatangani nota kesepahaman (MOU) dengan produsen yang berlokasi di Indonesia—berafiliasi dengan grup China yang memegang pangsa pasar terbesar di dunia untuk bahan prekursor ternari—untuk membentuk kemitraan pasokan jangka panjang untuk nikel sulfat dan kobalt sulfat tingkat baterai. Berdasarkan perjanjian tersebut, mulai tahun ini hingga 2030 kedua pihak akan bekerja sama dalam pengadaan dan pasokan nikel serta kobalt sulfat tingkat baterai yang stabil, dengan rencana pengiriman tahunan sekitar 2.000 ton. Berdasarkan harga pasar saat ini, nilai totalnya dapat mencapai hingga KRW 200 miliar.

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
【Analisis SMM】Prospek Katoda Terner Tetap Positif
6 jam yang lalu
【Analisis SMM】Prospek Katoda Terner Tetap Positif
Read More
【Analisis SMM】Prospek Katoda Terner Tetap Positif
【Analisis SMM】Prospek Katoda Terner Tetap Positif
Pasar EV domestik saat ini berada dalam fase penumpukan stok terkonsentrasi untuk model-model baru, dengan pesanan yang meningkat secara signifikan.
6 jam yang lalu
POSCO menyetujui perjanjian definitif dengan Anson dari Australia untuk proyek DLE di Amerika Utara
9 jam yang lalu
POSCO menyetujui perjanjian definitif dengan Anson dari Australia untuk proyek DLE di Amerika Utara
Read More
POSCO menyetujui perjanjian definitif dengan Anson dari Australia untuk proyek DLE di Amerika Utara
POSCO menyetujui perjanjian definitif dengan Anson dari Australia untuk proyek DLE di Amerika Utara
Menurut Anson pada 14 Mei, dewan direksi Anson dan dewan direksi POSCO Holdings telah menyetujui ketentuan perjanjian definitif untuk membangun dan mengoperasikan pabrik demonstrasi DLE. Kedua perusahaan akan membangun pabrik demonstrasi tersebut di lokasi Green River Lithium Project di Paradox Basin, Utah, Amerika Serikat. Melalui pabrik demonstrasi ini, litium akan diekstraksi dari brine yang diproduksi dari sumur Bosydaba #1 milik Anson. Kedua perusahaan bertujuan untuk menandatangani perjanjian akhir dalam kuartal kedua dan mulai mengoperasikan pabrik tersebut tahun depan. Mereka berencana melaksanakan pekerjaan demonstrasi hingga 2028 untuk mengamankan teknologi DLE.
9 jam yang lalu
Hyundai Motor secara terbuka mendukung kebijakan Indonesia untuk memperluas insentif EV bagi penggunaan nikel
9 jam yang lalu
Hyundai Motor secara terbuka mendukung kebijakan Indonesia untuk memperluas insentif EV bagi penggunaan nikel
Read More
Hyundai Motor secara terbuka mendukung kebijakan Indonesia untuk memperluas insentif EV bagi penggunaan nikel
Hyundai Motor secara terbuka mendukung kebijakan Indonesia untuk memperluas insentif EV bagi penggunaan nikel
Menurut kantor berita negara Indonesia Antara dan media lokal lainnya pada 14 Mei, Chief Operating Officer Hyundai Motor Indonesia (HMID) bertemu dengan wartawan sehari sebelumnya di sebuah acara di Jakarta yang mengumumkan pemenang "FIFA World Cup 2026 Test Drive Campaign." Ia mengatakan, "Sejak mendirikan pabrik sel baterai di Karawang, kami memiliki tujuan yang jelas untuk memaksimalkan pemanfaatan sumber daya nikel Indonesia," dan menambahkan bahwa "memanfaatkan sumber daya ini secara langsung dalam industri merupakan cara untuk berkontribusi pada perekonomian nasional, dan Hyundai Motor sepenuhnya mendukung rencana pemerintah untuk memperluas insentif."
9 jam yang lalu
Perusahaan Korea Selatan Cosmo Chemical mengumumkan pada tanggal 23 ba - Shanghai Metals Market (SMM)