【SMM Berita Kilat Nikel】Kuota PT Weda Bay Nickel Tahun 2026 Dipangkas Menjadi 12 Juta Ton Metrik Akibat Penguatan Kebijakan RKAB

Telah Terbit: Feb 11, 2026 18:32
Menurut siaran pers Eramet, PT Weda Bay Nickel (WBN) telah menerima pemberitahuan awal dari otoritas Indonesia mengenai kuota produksi dan penjualan tahun 2026 yang hanya 12 juta ton metrik, sebuah penurunan drastis dibandingkan kuota 32 juta ton metrik yang awalnya diberikan untuk 2025 dan revisi meningkatnya menjadi 42 juta ton metrik. Volume yang jauh lebih rendah ini mencerminkan pengencangan kebijakan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) oleh pemerintah untuk mengelola keseimbangan pasar dan keberlanjutan sumber daya. Sementara WBN saat ini menyesuaikan operasinya untuk meminimalkan dampak terhadap ekonomi Maluku Utara, perusahaan berencana mengajukan revisi lebih awal untuk mendapatkan volume yang lebih tinggi guna memenuhi permintaan tinggi dari smelter dan fasilitas HPAL di kawasan industri IWIP.

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Menurut siaran pers Eramet, PT Weda Bay Nickel (WBN) telah menerima pe - Shanghai Metals Market (SMM)