Indonesia Terbitkan Aturan Baru untuk Sita Lahan Menganggur di Sektor Strategis, Percepat Proses Jadi 90 Hari

Telah Terbit: Feb 9, 2026 09:35

[SMM Aluminum Express News] Presiden Indonesia Prabowo Subianto telah menandatangani Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 48 Tahun 2025 tentang Penertiban Kawasan dan Tanah Telantar. Peraturan ini memberikan kewenangan kepada pemerintah untuk mengambil alih tanah tidak produktif yang sengaja dibiarkan terlantar oleh pemegang hak atau pemilik izin. Sasaran peraturan meliputi sektor strategis seperti pertambangan, perkebunan, industri, pariwisata, dan perumahan. Jenis tanah yang terdampak: HGU (Hak Guna Usaha), HGB (Hak Guna Bangunan), Hak Pakai, dan HPL (Hak Pengelolaan Lahan).

Perubahan utama: Proses yang sebelumnya memakan waktu hingga 587 hari, kini dipersingkat menjadi 90 hari sesuai arahan Presiden Prabowo.

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
"Duo" Tembaga dan Aluminium Dorong Indeks Logam LME ke Rekor Tertinggi, "Lubang Hitam" Industri Aluminium Menghampiri!
1 jam yang lalu
"Duo" Tembaga dan Aluminium Dorong Indeks Logam LME ke Rekor Tertinggi, "Lubang Hitam" Industri Aluminium Menghampiri!
Read More
"Duo" Tembaga dan Aluminium Dorong Indeks Logam LME ke Rekor Tertinggi, "Lubang Hitam" Industri Aluminium Menghampiri!
"Duo" Tembaga dan Aluminium Dorong Indeks Logam LME ke Rekor Tertinggi, "Lubang Hitam" Industri Aluminium Menghampiri!
1 jam yang lalu
Harga Aluminium Tetap Tinggi, Penerimaan Harga Hilir Masih Lemah [Tinjauan Tengah Hari Aluminium Spot SMM]
3 jam yang lalu
Harga Aluminium Tetap Tinggi, Penerimaan Harga Hilir Masih Lemah [Tinjauan Tengah Hari Aluminium Spot SMM]
Read More
Harga Aluminium Tetap Tinggi, Penerimaan Harga Hilir Masih Lemah [Tinjauan Tengah Hari Aluminium Spot SMM]
Harga Aluminium Tetap Tinggi, Penerimaan Harga Hilir Masih Lemah [Tinjauan Tengah Hari Aluminium Spot SMM]
3 jam yang lalu
Futures Paduan Aluminium 2606 Turun, Harga Spot Stabil di Tengah Permintaan yang Lemah
4 jam yang lalu
Futures Paduan Aluminium 2606 Turun, Harga Spot Stabil di Tengah Permintaan yang Lemah
Read More
Futures Paduan Aluminium 2606 Turun, Harga Spot Stabil di Tengah Permintaan yang Lemah
Futures Paduan Aluminium 2606 Turun, Harga Spot Stabil di Tengah Permintaan yang Lemah
[Tinjauan Harian Paduan Aluminium SMM] Dari sisi futures, kontrak paduan aluminium teraktif 2606 dibuka pada 24.140 yuan/mt hari ini, naik ke level tertinggi 24.245 yuan/mt selama sesi sebelum melemah, menyentuh level terendah 23.935 yuan/mt, dan akhirnya ditutup pada 24.040 yuan/mt, turun 115 yuan/mt dari penutupan sebelumnya, penurunan sebesar 0,48%. Dari sisi spot, harga pasar ADC12 secara umum tetap stabil hari ini. Momentum kenaikan harga aluminium primer melambat, melemahkan pendorong dari sisi biaya. Sementara itu, permintaan hilir tetap lemah secara persisten, dengan pembelian terutama didorong oleh permintaan pokok. Di tengah pasokan harga rendah yang melimpah dan persaingan harga yang semakin ketat, perusahaan secara umum tidak memiliki motivasi untuk menaikkan harga penawaran mereka. Namun, aktivitas pembelian oleh pedagang futures-spot memberikan sejumlah
4 jam yang lalu
[SMM Aluminum Express News] Presiden Indonesia Prabowo Subianto telah - Shanghai Metals Market (SMM)