[SMM News] Pada 19 Januari, Kementerian Perindustrian dan Informatisasi, Komisi Pembangunan dan Reformasi Nasional, Kementerian Ekologi dan Lingkungan Hidup, Komisi Pengawasan dan Administrasi Aset Negara Dewan Negara, dan Administrasi Energi Nasional bersama-sama menerbitkan "Opini Panduan tentang Pelaksanaan Pekerjaan Pembangunan Pabrik Nol-Karbon."
Pemberitahuan tersebut menyatakan bahwa pembangunan pabrik nol-karbon mengacu pada proses pengurangan emisi karbon dioksida secara berkelanjutan di dalam lokasi pabrik dan secara bertahap mendekati tingkat hampir nol melalui langkah-langkah pengurangan emisi seperti inovasi teknologi, penyesuaian struktural, dan optimasi manajemen.
Mulai tahun 2026, sejumlah pabrik nol-karbon akan dipilih untuk dijadikan tolok ukur dan memberikan kepemimpinan. Pada tahun 2027, sejumlah pabrik nol-karbon akan dibina dan dibangun di sektor-sektor termasuk otomotif, baterai lithium, PV, peralatan elektronik, industri ringan, mesin, dan fasilitas komputasi. Hal ini akan membentuk ekosistem industri untuk pembangunan pabrik nol-karbon yang mencakup pasokan energi, penelitian dan pengembangan teknologi, penyusunan standar, dan dukungan keuangan, secara efektif menyesuaikan diri dengan aturan perdagangan internasional dan meningkatkan keunggulan kompetitif rendah karbon industri.
![[Solar: New Jersey meloloskan undang-undang tenaga surya balkon]](https://imgqn.smm.cn/usercenter/GOtTW20251217171740.jpg)
![[Solar: Tenaga surya mencapai rekor pembangkitan listrik baru di Portugal pada Agustus]](https://imgqn.smm.cn/usercenter/CpbPE20251217171736.jpg)
![[Solar: Senat Brasil menyetujui rezim pajak pusat data yang mengaitkan insentif dengan penggunaan energi terbarukan]](https://imgqn.smm.cn/usercenter/mfLxa20251217171736.jpg)
