Impor:
Pada Desember 2025, impor nikel olahan Tiongkok mencapai 23.394 ton, naik 85% dibandingkan bulan sebelumnya dan naik 24% dibandingkan tahun sebelumnya. Di antaranya, impor nikel non-paduan tidak ditempa lainnya sebesar 16.177 ton, menyumbang 69% dari impor nikel olahan.
Berdasarkan negara, sumber impor utama pada Desember adalah Rusia, Indonesia, dan Norwegia. Impor dari Rusia meningkat signifikan menjadi 12.376 ton, naik 1.334% dibandingkan bulan sebelumnya; impor dari Indonesia juga melonjak menjadi 4.754 ton, naik 251% dibandingkan bulan sebelumnya.


Ekspor:
Pada Desember 2025, ekspor nikel olahan Tiongkok sebesar 13.296 ton, naik 22% dibandingkan bulan sebelumnya tetapi turun 25% dibandingkan tahun sebelumnya. Di antaranya, ekspor nikel non-paduan tidak ditempa lainnya sebesar 11.928 ton, menyumbang 90% dari ekspor nikel olahan.
Berdasarkan wilayah, daerah ekspor domestik utama pada Desember adalah Guangdong dan Zhejiang, dengan Guangdong menyumbang 46% dan Zhejiang 43%, sementara Guangxi tidak mencatat ekspor pada Desember.

Volume Lolos Bea Cukai:
Pada Desember 2025, volume lolos bea cukai nikel olahan sebesar 10.098 ton, naik 419% dibandingkan bulan sebelumnya. Alasan utamanya adalah peningkatan signifikan impor nikel Rusia dan terbukanya jendela arbitrase impor untuk nikel olahan pada Desember, yang mendorong pedagang untuk berkonsentrasi pada proses bea cukai impor.

![[SMM Stainless Steel Flash] Harga Baja Tahan Karat Asia Stabil Selama Tiga Minggu Berturut-turut di Tengah Pasar Sepi](https://imgqn.smm.cn/usercenter/NHXhQ20251217171733.jpg)

