Shanghai (Gasgoo)- Pada 22 Desember, Yijing, merek mobil baru hasil kolaborasi Dongfeng Motor dan Huawei Qiankun, mencapai tonggak perkembangan penting dengan perilisannya purwarupa teknikal pertama. Model perdana ini merupakan SUV ukuran penuh.
Perkembangannya sangat cepat: hanya satu bulan setelah merek ini diluncurkan pada Konferensi Ekosistem Huawei Qiankun tanggal 20 November, Yijing telah berhasil memproduksi purwarupa pertamanya, menunjukkan percepatan menuju realisasi produk dan penetrasi pasar.
Dibangun dengan nilai inti "keamanan utama, dipandu kecerdasan, dan kolaborasi terbuka," SUV perdana Yijing diposisikan sebagai integrasi mendalam antara warisan manufaktur Dongfeng dan teknologi cerdas Huawei Qiankun. Kendaraan ini akan dilengkapi dengan sistem mengemudi cerdas generasi terbaru Huawei, HarmonySpace, solusi kendali kendaraan, optik dalam kabin, serta layanan cloud, menjadikannya salah satu kendaraan dengan integrasi teknologi Huawei paling komprehensif di pasaran. Secara bersamaan, mobil ini memanfaatkan 56 tahun pengalaman pengembangan kendaraan Dongfeng Motor, khususnya dalam aspek seperti keamanan keseluruhan kendaraan, dinamika sasis, dan kualitas manufaktur.
Dari perspektif produk, model pertama Yijing bertujuan menghadirkan pengalaman mobilitas cerdas tingkat tinggi yang disesuaikan untuk pengguna keluarga. Teknologi cerdas mutakhir Huawei Qiankun dikalibrasi berdasarkan skenario penggunaan rumah tangga sehari-hari, dengan penekanan pada personalisasi dan kemampuan adaptasi kontekstual. Ambisinya adalah mengubah kendaraan dari sekadar alat transportasi menjadi pendamping cerdas yang mampu belajar dan berkembang seiring waktu. Di bidang keamanan, sistem baterai dikembangkan dengan target "insiden termal nol," memperkuat fokus merek dalam membangun fondasi keamanan yang kokoh untuk penggunaan keluarga.
Berdasarkan peta jalan saat ini, versi produksi model pertama Yijing akan debut resmi di Auto China 2025 pada April 2026 dan diharapkan mulai dijual pada tahun yang sama. Ke depannya, merek ini berencana meluncurkan setidaknya satu model baru setiap tahun, secara bertahap membangun jajaran produk yang terdiversifikasi di berbagai segmen kendaraan.
Seiring model pertama mendekati produksi massal, kemitraan strategis antara Dongfeng Motor dan Huawei Qiankun—yang sering digambarkan secara internal sebagai "satu tim, investasi miliaran yuan, dan tiga tahun pengembangan intensif"—telah memasuki fase baru yang lebih nyata yang berfokus pada validasi produk dan penyempurnaan kualitas. Prototipe awal akan segera dikirim ke Mohe, yang suhunya bisa turun hingga minus 50 derajat Celsius, untuk menjalani uji cuaca dingin ekstrem. Uji coba ini akan mengevaluasi secara ketat performa baterai, kedap udara kendaraan, sistem pengontrol iklim, dan stabilitas sasis, memastikan kendaraan dapat menahan kondisi keras dan memberikan keandalan jangka panjang bagi pengguna akhir.



