Indonesia dan Rusia Pererat Hubungan Industri lewat Penandatanganan MoU di Forum Bisnis

Telah Terbit: Dec 17, 2025 00:09
[SMM Aluminum Express News] Indonesia dan Rusia memperkuat kerja sama industri melalui Nota Kesepahaman (MoU) yang ditandatangani oleh Asosiasi Kawasan Industri Indonesia (HKI) dengan dua lembaga Rusia: Foreign Trade Centre (FTC) dan Association of Industrial Parks of Russia (AIP). Penandatanganan dilakukan pada 8 Desember 2025 di Moskow dalam rangka Indonesia-Russia Business Forum and Matching. Ketua HKI Akhmad Ma’ruf Maulana menyoroti peluang besar dalam kolaborasi kawasan industri, khususnya di sektor prioritas seperti energi (migas), pertambangan, dan infrastruktur transportasi. MoU ini bertujuan memfasilitasi investasi, pertukaran informasi, peningkatan kapasitas, serta proyek pengembangan bersama yang berpotensi, mendorong diversifikasi ekspor dan alih teknologi.

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
Menjelang Akhir Pekan, Harga Naik Lagi, Tekanan Aluminium Spot Meningkat [SMM South China Spot Aluminum Daily Review]
2 jam yang lalu
Menjelang Akhir Pekan, Harga Naik Lagi, Tekanan Aluminium Spot Meningkat [SMM South China Spot Aluminum Daily Review]
Baca Selengkapnya
Menjelang Akhir Pekan, Harga Naik Lagi, Tekanan Aluminium Spot Meningkat [SMM South China Spot Aluminum Daily Review]
Menjelang Akhir Pekan, Harga Naik Lagi, Tekanan Aluminium Spot Meningkat [SMM South China Spot Aluminum Daily Review]
2 jam yang lalu
Zhongfu Industrial Memperkirakan Pertumbuhan Laba Bersih 154%–176% pada Semester Pertama 2026, Berkat Pengurangan Biaya dan Tingginya Harga Aluminium
3 jam yang lalu
Zhongfu Industrial Memperkirakan Pertumbuhan Laba Bersih 154%–176% pada Semester Pertama 2026, Berkat Pengurangan Biaya dan Tingginya Harga Aluminium
Baca Selengkapnya
Zhongfu Industrial Memperkirakan Pertumbuhan Laba Bersih 154%–176% pada Semester Pertama 2026, Berkat Pengurangan Biaya dan Tingginya Harga Aluminium
Zhongfu Industrial Memperkirakan Pertumbuhan Laba Bersih 154%–176% pada Semester Pertama 2026, Berkat Pengurangan Biaya dan Tingginya Harga Aluminium
Pada 8 Juli, Zhongfu Industrial mengumumkan ekspektasi laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk untuk paruh pertama 2026 sebesar 1,8 miliar yuan hingga 1,95 miliar yuan, naik 154,42%–175,62% secara tahunan. Pertumbuhan kinerja terutama disebabkan oleh pengurangan biaya melalui kolaborasi di sepanjang rantai industri hulu-hilir, harga aluminium yang berfluktuasi di level tinggi, pengembangan produk olahan dalam aluminium bernilai tambah tinggi, serta kemajuan proyek transformasi teknologi hemat energi.
3 jam yang lalu
Bairin Right Banner dan Ningbang Supply Chain Menandatangani Kesepakatan Investasi $1,25 Miliar untuk Proyek Aluminium
3 jam yang lalu
Bairin Right Banner dan Ningbang Supply Chain Menandatangani Kesepakatan Investasi $1,25 Miliar untuk Proyek Aluminium
Baca Selengkapnya
Bairin Right Banner dan Ningbang Supply Chain Menandatangani Kesepakatan Investasi $1,25 Miliar untuk Proyek Aluminium
Bairin Right Banner dan Ningbang Supply Chain Menandatangani Kesepakatan Investasi $1,25 Miliar untuk Proyek Aluminium
Baru-baru ini, Pemerintah Daerah Panji Kanan Bairin dan Inner Mongolia Ningbang Supply Chain Technology Co., Ltd. menandatangani perjanjian investasi. Proyek ini akan berlokasi di Kawasan Industri Bairin Kanan, dengan total investasi sebesar 1,25 miliar yuan dan investasi aset tetap sebesar 1,05 miliar yuan. Tahap pertama proyek akan mencakup area seluas 100 mu, dengan tambahan 200 mu disediakan untuk fasilitas pendukung. Proyek ini akan membangun 10 lini produksi cerdas peleburan dan pemurnian aluminium sekunder, dengan kapasitas produksi tahunan 300.000 ton ingot paduan aluminium sekunder bermutu tinggi, serta sekaligus membangun fasilitas ekstraksi logam langka dan mulia serta perlindungan lingkungan.
3 jam yang lalu