Pada Januari-November 2025, industri pertambangan Ukraina mengurangi ekspor bijih besi sebesar 4,9% dibandingkan periode yang sama tahun 2024, menjadi 28,77 juta ton.
China secara tradisional merupakan konsumen terbesar bijih besi Ukraina. Selama periode ini, pengiriman bahan baku ke arah tersebut mencapai 15,29 juta ton (+17,3% y/y). Slovakia menerima 4,08 juta ton (-8,3% y/y), dan Polandia menerima 3,91 juta ton (-16,7% y/y).
Pada November, Ukraina mengekspor 2,21 juta ton bahan baku, yang berarti 8,7% lebih rendah dari bulan sebelumnya dan 10,2% lebih rendah dari November 2024. Sebanyak 1,29 juta ton (+12,4% m/m; +26% y/y) dikirim ke China, ke Slovakia – 366,19 ribu ton (-2,9% m/m; -5,2% y/y), dan ke Polandia – 171,28 ribu ton (-57% m/m; -58,1% y/y).

![Harga Magnesium Naik Tiga Sesi Berturut-turut! Sisi Biaya Tetap "Membara" Sementara Sisi Permintaan Kesulitan Mengambil Alih [Komentar SMM]](https://imgqn.smm.cn/usercenter/EutUV20251217171724.jpeg)
![[SMM inventaris batu bara kokas dan kokas] Minggu ini, inventaris kokas di perusahaan kokas mencapai 449.000 ton](https://imgqn.smm.cn/usercenter/EXHJE20251217171720.jpg)
