Pada tanggal 28 November 2025, Komisi Kerja Adil Australia (FWC) menerbitkan hasil pemungutan suara aksi industri terlindungi, menunjukkan bahwa anggota serikat pekerja di peleburan Nyrstar Port Pirie di Australia Selatan telah memilih untuk mengizinkan aksi industri. Tindakan potensial dapat mencakup penghentian kerja dan rapat penghentian kerja, serta larangan lembur dan kerja di luar jam normal. Menurut laporan media asing, langkah selanjutnya dapat mencakup larangan pergantian shift dan lembur, meskipun apakah situasi meningkat menjadi penghentian penuh akan tergantung pada pemberitahuan pemogokan resmi dari serikat pekerja dan kemajuan negosiasi dengan perusahaan.
Port Pirie terutama merupakan operasi peleburan timbal dan polilogam, dengan kapasitas timbal olahan tahunan sekitar 180 ribu ton. Sebelumnya, pada 5 Agustus 2025, Nyrstar menerima pendanaan sekitar A$135 juta dari pemerintah federal Australia serta pemerintah Australia Selatan dan Tasmania, yang bertujuan mendukung operasi di Hobart dan Port Pirie serta memajukan rencana pengembangan restart dan logam kritis. Langkah ini juga memicu kembali debat mengenai dukungan keuangan pemerintah untuk peleburan yang bermasalah.
Saat ini, serikat pekerja belum mengeluarkan pemberitahuan pemogokan resmi. Nyrstar menyatakan bahwa mereka terus melakukan diskusi dengan pihak terkait. SMM akan terus memantau perkembangan.



