Oversea-Chinese Banking Corporation (OCBC) mengalokasikan modal melalui unit mezzanine-nya kepada Green Esteel Pte Ltd yang berbasis di Singapura untuk memajukan proyek baja rendah karbon senilai US$1,5 miliar di Malaysia. Investasi yang nilainya tidak diungkapkan ini akan mendukung pembangunan pabrik penghasil besi briket panas (HBI), bahan utama untuk baja rendah karbon.
Fasilitas keseluruhan di Malaysia, tempat Green Esteel menjadi pemegang saham utama bersama BRC Asia yang terdaftar di Singapura, diperkirakan akan mencapai kapasitas produksi tahunan sebesar 2,5 juta ton dan dijadwalkan beroperasi pada 2030.
OCBC menyatakan bahwa metode produksi baja rendah karbon ini dapat mengurangi emisi karbon hingga 80% dibandingkan dengan proses pembuatan baja konvensional.

![[Afrika Selatan Usulkan Bea Antidumping Sementara hingga 28,11% untuk Baja Lapis Warna Asal Tiongkok]](https://imgqn.smm.cn/usercenter/FFFrV20251217171719.jpg)
![[Suriah Mencapai Kesepakatan dengan Arab Saudi untuk Menghidupkan Kembali Pabrik Baja Hama]](https://imgqn.smm.cn/usercenter/ntiFA20251217171719.jpg)
