Permintaan Batu Bara Indonesia Akan Meningkat pada 2026, Kenaikan DMO Dipertimbangkan

Telah Terbit: Nov 30, 2025 23:55
Menurut APBI, permintaan batubara Indonesia diproyeksikan mencapai 247,08 juta ton pada 2026, naik 7,8% dari 2025, didorong oleh peningkatan kebutuhan listrik dan industri. Pembangkit listrik akan mengambil porsi terbesar sebesar 136,72 juta ton (55%), sementara smelter menerima 84,24 juta ton, naik 13,5% dari 2025. Semen, pulp & kertas, pupuk, dan tekstil mendapat alokasi lebih kecil, masing-masing sebesar 12,12 juta, 12,2 juta, 1,28 juta, dan 1,07 juta ton. Pemerintah mempertimbangkan menaikkan persyaratan DMO di atas tingkat saat ini 25% untuk memperkuat pasokan domestik. Realisasi DMO Indonesia 2024 mencapai 232,64 juta ton, melampaui target sebesar 28,3%.

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Menurut APBI, permintaan batubara Indonesia diproyeksikan mencapai 247 - Shanghai Metals Market (SMM)