【SMM Berita Kilat】

Telah Terbit: Nov 27, 2025 01:57
CEO Danantara Indonesia Rosan Roeslani menyatakan pengolahan hilir menyumbang sekitar 30% dari total investasi Indonesia. Sementara hilirisasi mineral terutama nikel masih dominan, Danantara memperluas ke sektor non-mineral seperti perkebunan dan industri kelautan untuk mendorong penciptaan lapangan kerja. Perusahaan sedang mengembangkan proyek hilir kelapa senilai USD 100 juta yang akan menciptakan hingga 10,000 lapangan kerja serta bermitra dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan untuk hilirisasi rumput laut. Rosan menegaskan hilirisasi sejalan dengan Pasal 33 UUD dan mendorong para CEO mendukung pertumbuhan ekonomi jangka panjang Indonesia.

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
CEO Danantara Indonesia Rosan Roeslani menyatakan pengolahan hilir men - Shanghai Metals Market (SMM)