Badan Listrik Pusat (CEB) milik negara Mauritius memperingatkan pelanggan dengan sistem surya tidak sah (dengan atau tanpa penyimpanan) tentang potensi pemutusan listrik. Mereka mencatat peningkatan jumlah instalasi tidak terdaftar yang terhubung ke jaringan listriknya, menyebutkan risiko seperti sengatan listrik, kebakaran, kerusakan peralatan, kualitas daya yang buruk, dan ancaman terhadap keselamatan personel pemeliharaan.
Menurut peraturan setempat, sistem surya memerlukan otorisasi tertulis dari CEB dan Otoritas Pengatur Utilitas. Pelanggan harus memutuskan sambungan instalasi tidak sah hingga mematuhi aturan dan mengajukan aplikasi pendaftaran selambatnya pada 15 Januari 2026. Ketidakpatuhan merupakan pelanggaran pidana, yang dapat dihukum dengan denda hingga MUR 100,000 (US$2,181.11) atau penjara selama lima tahun.
Menurut data AFSIA, Mauritius saat ini memiliki kapasitas surya operasional sebesar 168,5 MW, termasuk 13,9 MW dari sistem surya komersial dan industri serta sistem surya rumah.
![Tingkat Operasi Rangka PV Stabil, Ekspektasi Melemah; Destocking Ingot Aluminium Meningkat, Pusat Harga Aluminium Naik [Analisis SMM]](https://imgqn.smm.cn/usercenter/chMqV20251217171743.jpg)
![[SMM PV Flash]](https://imgqn.smm.cn/usercenter/xAoMy20251217171743.jpg)
![[SMM Berita PV] Proyek PV Huaneng Shaanxi Shenmu 100 MW Capai Koneksi Jaringan Kapasitas Penuh](https://imgqn.smm.cn/usercenter/HKFoG20251217171742.jpg)
