Impor:
Pada Oktober 2025, total impor nikel olahan Tiongkok mencapai 9,741 ton, turun 66% dibandingkan bulan sebelumnya dan turun 6% dibandingkan tahun sebelumnya. Di antaranya, impor nikel non-paduan tidak ditempa lainnya mencapai 6,708 ton, mewakili 69% dari total impor nikel olahan.
Berdasarkan negara, sumber impor utama pada Oktober adalah Indonesia, Norwegia, Jepang, dan Rusia. Impor dari Indonesia meningkat menjadi 3,660 ton, naik 18% dibandingkan bulan sebelumnya, sementara impor dari Rusia turun drastis menjadi 1,044 ton, turun 95% dibandingkan bulan sebelumnya.


Ekspor:
Pada Oktober 2025, ekspor nikel olahan Tiongkok mencapai 13,667 ton, turun 3% dibandingkan bulan sebelumnya namun naik 55% dibandingkan tahun sebelumnya. Ekspor nikel non-paduan tidak ditempa lainnya mencapai 13,430 ton, menyumbang 98% dari total ekspor nikel olahan.
Berdasarkan wilayah, sumber ekspor domestik utama pada Oktober adalah Guangdong (38%), Guangxi (29%), dan Shanghai.


Volume Lolos Bea Cukai:
Pada Oktober 2025, volume bersih lolos bea cukai nikel olahan adalah -2,585 ton, turun 118% dibandingkan bulan sebelumnya. Hal ini terutama disebabkan oleh penurunan tajam impor, dengan ekspor melebihi impor selama bulan tersebut, mengakibatkan tekanan kelebihan pasokan yang signifikan di pasar domestik dan mendorong perusahaan untuk aktif mencari pasar luar negeri melalui ekspor.

![[SMM Nickel Flash News] Prospek Cuaca Mingguan (15–21 Juli)](https://imgqn.smm.cn/usercenter/CjEnN20251217171733.jpg)


