Menurut data yang dirilis oleh Platform Kueri Statistik Kepabeanan Online, impor bijih dan konsentrat tembaga Tiongkok pada Oktober 2025 mencapai 2,45 juta ton, turun 5,24% secara bulanan tetapi naik 6,08% secara tahunan.
Chile merupakan asal terbesar, dengan impor bijih dan konsentrat tembaga dari Chile mencapai 769.360,14 ton selama bulan tersebut, naik 18,44% secara bulanan dan 18,45% secara tahunan.
Peru merupakan asal terbesar kedua, dengan impor dari Peru berjumlah 658.535,98 ton, naik 11,56% secara bulanan dan 2,62% secara tahunan.
Berikut adalah rincian impor bijih dan konsentrat tembaga Tiongkok pada Oktober 2025, yang disusun berdasarkan data dari situs web resmi Administrasi Umum Kepabeanan:

Sumber data: Administrasi Umum Kepabeanan
Catatan: Total volume impor/ekspor (total) juga mencakup data dari beberapa asal yang tidak tercantum dalam tabel di atas.



