Pemerintah Korea Selatan mengumumkan paket baru langkah-langkah untuk mendukung industri baja yang menghadapi kelebihan kapasitas global dan meningkatnya proteksionisme perdagangan.
Menurut Kementerian Perdagangan, Industri, dan Energi, negara akan meningkatkan bantuan keuangan, mendorong inovasi, serta mempromosikan transisi menuju produksi baja bernilai tambah tinggi.
Rencana ini mencakup pembuatan program penjaminan senilai 400 miliar won (US$278 juta) untuk mendukung ekspor baja, serta 150 miliar won bagi perusahaan yang bergerak di bidang produk baja, aluminium, dan tembaga. Dana tersebut akan dibiayai bersama oleh raksasa baja POSCO Group, Industrial Bank of Korea, dan Korea Trade Insurance Corp.
Program ini memungkinkan perusahaan memperoleh pinjaman preferensial dengan suku bunga lebih rendah dan perpanjangan jangka waktu pembayaran. Pemerintah juga akan melanjutkan negosiasi dengan mitra dagang utama untuk mencabut atau meringankan tindakan pembatasan, seperti tarif impor baja 50% dari AS atau mekanisme pengamanan baru Uni Eropa.
![[SMM Volume Perdagangan Harian Koil Canai Panas] Perdagangan spot tetap lemah](https://imgqn.smm.cn/usercenter/tgoYV20251217171715.jpg)
![[Ringkasan Tambang Bijih Besi China] Harga konsentrat bijih besi di area Tangshan diperkirakan akan tetap stabil secara umum](https://imgqn.smm.cn/usercenter/vhvTQ20251217171715.jpg)

