[SMM Aluminum Express News] Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, mengungkapkan bahwa tiga investor besar menargetkan pengembangan kawasan industri di Pulau Hanaut untuk hilirisasi mineral, dengan potensi investasi gabungan mencapai Rp 160 triliun (sekitar USD 10 miliar).
Dua investor berfokus khusus pada pengolahan bauksit di sekitar Desa Ganepo. Investor ketiga, dan yang paling ambisius, mengusulkan kawasan industri terpadu berskala besar untuk mengolah bauksit, batubara, silika, dan zirkon. Proyek berskala besar ini direncanakan sebagai kawasan ekonomi mandiri dengan pembangkit listrik dan fasilitas akomodasi sendiri.
Hanya satu dari tiga investor yang telah secara formal mengajukan aplikasi perizinan. Proyek-proyek tersebut saat ini berada dalam tahap studi kelayakan teknis.
![Harga aluminium sedikit terkoreksi, nada lemah tidak berubah [Ulasan harian aluminium spot SMM China Selatan]](https://imgqn.smm.cn/usercenter/ECUsL20251217171652.jpg)

