Pada pagi hari tanggal 31 Oktober 2025, kontrak timah bursa SHFE yang paling banyak diperdagangkan (SN2512) menunjukkan tren naik berfluktuasi。 Selama sesi pagi, harga kontrak timah SHFE yang paling banyak diperdagangkan berfluktuasi naik dari 283,000 yuan/ton, ditutup pada 285,270 yuan/ton menjelang siang, naik 0,2% dari harga penyelesaian hari sebelumnya。
Dari perspektif makro, pasar sedang mencerna dampak dari langkah-langkah kebijakan Fed AS。 Meskipun Fed AS memotong suku bunga sebesar 25 basis poin pada rapat Oktober, sikap hati-hati Powell mengenai pemotongan suku bunga lagi pada bulan Desember memicu pemulihan dolar AS, memberikan sedikit tekanan pada harga timah。 Sementara itu, investor mengawasi dengan cermat perkembangan terbaru dalam hubungan AS-Tiongkok dan perubahan dalam prospek ekonomi global, karena faktor-faktor makro ini menjadi pendorong utama fluktuasi harga timah jangka pendek。 Pasar timah LME juga menunjukkan tren berfluktuasi。 Pada tanggal 31 Oktober, harga pembukaan timah listrik LME adalah $35,825/ton。 Timah SHFE menunjukkan kinerja yang lebih kuat dibandingkan dengan timah LME。
Secara keseluruhan, harga timah saat ini terjebak antara keseimbangan penawaran-permintaan yang ketat dan tekanan makro。 Pasokan yang ketat memberikan dukungan solid bagi harga timah, sementara perbedaan permintaan dan ketidakpastian makro membatasi ruang kenaikan。 Kontrak timah SHFE yang paling banyak diperdagangkan diperkirakan akan terus berfluktuasi dalam kisaran 284,000-289,000 yuan/ton pada sesi sore。 Investor harus memantau dengan cermat perkembangan pemulihan produksi di Myanmar, perubahan kebijakan di Indonesia, dan pengadaan hilir yang aktual。


![Dampak marjinal kenaikan suku bunga dolar AS saat ini melemah, dan harga timah rebound tipis di sekitar level tengah pagi ini [Ulasan Tengah Hari Timah SMM]](https://imgqn.smm.cn/usercenter/iLVGs20251217171753.jpg)
