[SMM Express] Permintaan baja di Timur Tengah meningkat 2,8%

Telah Terbit: Oct 29, 2025 13:21

Permintaan baja di Timur Tengah meningkat 2,8% secara tahunan menjadi 59,5 juta ton pada tahun 2025. Permintaan utama berasal dari Arab Saudi dan Uni Emirat Arab (UEA).

Pada tiga kuartal pertama 2025, Arab Saudi dan UEA mengimpor 4,06 juta ton dan 4,24 juta ton baja dari Tiongkok, masing-masing meningkat 24,5% dan 10,7% secara tahunan.

Impor baja UEA dari Tiongkok terutama digunakan untuk konstruksi, menyumbang 70% dari total. Besi beton menyusun 40% hingga 50%, kawat baja 20% hingga 25%, dan pelat baja 15% hingga 20%. Produk-produk ini utamanya digunakan untuk proyek properti dan infrastruktur, pengolahan besi beton, produksi komponen kecil, serta struktur baja untuk pabrik dan plaza industri.

Beberapa pelaku pasar menyatakan bahwa ekspor baja Tiongkok mengalami permintaan kuat di pasar Timur Tengah, terutama didorong oleh kebijakan dan proyek infrastruktur di Arab Saudi dan UEA.

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
[SMM Iron & Steel] NMDC Awards $317 Million Contract to RVNL for 10 MTPA Iron Ore Blending Facility
9 menit yang lalu
[SMM Iron & Steel] NMDC Awards $317 Million Contract to RVNL for 10 MTPA Iron Ore Blending Facility
Baca Selengkapnya
[SMM Iron & Steel] NMDC Awards $317 Million Contract to RVNL for 10 MTPA Iron Ore Blending Facility
[SMM Iron & Steel] NMDC Awards $317 Million Contract to RVNL for 10 MTPA Iron Ore Blending Facility
Indian state-owned miner NMDC Limited has awarded a $317 million (Rs 2,977 crore) contract to Rail Vikas Nigam Limited (RVNL) to construct an iron ore buffer stockyard and blending facility at the Visakhapatnam port. The facility features a designed material handling capacity of 10 million metric tons per annum (MTPA) and is scheduled to be completed and commissioned within 42 months. Strategically, this project will enable NMDC to pioneer India's first branded, fixed-specification blended iron ore, which is expected to command a market premium by substantially improving blast furnace efficiency for steelmakers. This infrastructure upgrade is a vital step in NMDC's broader expansion roadmap, supporting the company's target to nearly double its total iron ore mining capacity from a record 53.15 million mt in FY2026 to 100 million mt by 2030, thereby reinforcing both domestic and global supply chain stability.
9 menit yang lalu
Data: Pergerakan Pasar SHFE, DCE (23 Juni)
48 menit yang lalu
Data: Pergerakan Pasar SHFE, DCE (23 Juni)
Baca Selengkapnya
Data: Pergerakan Pasar SHFE, DCE (23 Juni)
Data: Pergerakan Pasar SHFE, DCE (23 Juni)
Tabel berikut menunjukkan pergerakan logam besi dan non-besi di SHFE dan DCE pada 23 Juni 2026
48 menit yang lalu
[SMM Iron & Steel] Nippon Steel Merencanakan Investasi Tanur Listrik di Slovakia
56 menit yang lalu
[SMM Iron & Steel] Nippon Steel Merencanakan Investasi Tanur Listrik di Slovakia
Baca Selengkapnya
[SMM Iron & Steel] Nippon Steel Merencanakan Investasi Tanur Listrik di Slovakia
[SMM Iron & Steel] Nippon Steel Merencanakan Investasi Tanur Listrik di Slovakia
Nippon Steel telah mengajukan rencana kepada otoritas Slovakia untuk membangun tungku busur listrik di pabrik baja Košice miliknya, dengan kapasitas tahunan diperkirakan mencapai 1,5–2,1 juta ton. Proyek ini akan menggantikan sebagian produksi berbasis batu bara di lokasi tersebut dengan teknologi rendah emisi, sementara total kapasitas pembuatan baja diperkirakan tetap sebesar 4,5 juta ton per tahun. Pembangunan mungkin dimulai pada tahun 2027, dengan operasi ditargetkan pada tahun 2030.
56 menit yang lalu