【Pasar Baja Tahan Karat SMM】Jiangsu Yongjin Ajukan Paten untuk Metode Pembuatan Baja Tahan Karat Nikel Tinggi dengan Kekerasan Tinggi

Telah Terbit: Oct 29, 2025 01:35
【Pasar Baja Tahan Karat SMM】 Perusahaan Jiangsu Yongjin Metal Technology Co., Ltd. mengajukan paten baru (CN120818658A) pada 21 Oktober untuk metode produksi baja tahan karat bernikel tinggi dan berkeras tinggi. Penemuan ini mengatasi kekerasan yang tidak memadai pada baja nikel tinggi untuk aplikasi dengan keausan dan tekanan tinggi. Prosesnya dilaporkan menggunakan baja tahan karat 304 dan pelat nikel elektrolitik sebagai bahan baku, dilanjutkan dengan penggulungan panas dan perlakuan larutan, kemudian menerapkan perlakuan permukaan lanjutan, termasuk pelapisan laser dengan lapisan paduan berkeras tinggi dan penguatan kejut laser, untuk menciptakan material yang mampu menahan keausan parah.

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
SMM Berita Singkat Nikel: Pasar NPI Melemah, Sentimen dan Perdagangan Lesu pada Juni
10 jam yang lalu
SMM Berita Singkat Nikel: Pasar NPI Melemah, Sentimen dan Perdagangan Lesu pada Juni
Baca Selengkapnya
SMM Berita Singkat Nikel: Pasar NPI Melemah, Sentimen dan Perdagangan Lesu pada Juni
SMM Berita Singkat Nikel: Pasar NPI Melemah, Sentimen dan Perdagangan Lesu pada Juni
[SMM Nickel Flash] 24 Juni - Faktor sentimen pasar NPI kadar tinggi SMM tercatat 2,23, turun 0,04 bulan-ke-bulan. Faktor sentimen hulu untuk NPI kadar tinggi sebesar 2,59, turun 0,08 bulan-ke-bulan, dan faktor sentimen hilir sebesar 1,86, turun 0,02 bulan-ke-bulan. Pasar NPI hari ini melemah secara keseluruhan, dengan perdagangan sangat lesu. Selisih harga permintaan-penawaran terus melebar. Efek substitusi skrap baja, ditambah ekspektasi pemeliharaan pabrik baja, menekan permintaan NPI secara ganda.
10 jam yang lalu
[SMM Analysis] Impor dan Ekspor Produk Antara Hidrometalurgi Mei
11 jam yang lalu
[SMM Analysis] Impor dan Ekspor Produk Antara Hidrometalurgi Mei
Baca Selengkapnya
[SMM Analysis] Impor dan Ekspor Produk Antara Hidrometalurgi Mei
[SMM Analysis] Impor dan Ekspor Produk Antara Hidrometalurgi Mei
11 jam yang lalu
[SMM Flash News] Indonesia Dikabarkan Mempertimbangkan Pelonggaran Kuota Penambangan Nikel pada Paruh Kedua; Belum Dikonfirmasi oleh ESDM
13 jam yang lalu
[SMM Flash News] Indonesia Dikabarkan Mempertimbangkan Pelonggaran Kuota Penambangan Nikel pada Paruh Kedua; Belum Dikonfirmasi oleh ESDM
Baca Selengkapnya
[SMM Flash News] Indonesia Dikabarkan Mempertimbangkan Pelonggaran Kuota Penambangan Nikel pada Paruh Kedua; Belum Dikonfirmasi oleh ESDM
[SMM Flash News] Indonesia Dikabarkan Mempertimbangkan Pelonggaran Kuota Penambangan Nikel pada Paruh Kedua; Belum Dikonfirmasi oleh ESDM
Rumor pasar menyebutkan bahwa Indonesia mungkin akan melonggarkan pembatasan kuota penambangan bijih nikel tahunan (RKAB) pada paruh kedua tahun ini. Langkah ini dapat meredakan ketatnya pasokan bahan baku bagi perusahaan peleburan lokal, tetapi juga dapat menekan harga nikel internasional. Menurut sumber anonim yang mengetahui, pemerintah mungkin menyesuaikan jumlah signifikan dari total kuota penambangan bijih nikel tahunan pada pertengahan tahun, dan sejumlah perusahaan bijih nikel berencana mengajukan permohonan peningkatan kuota awal bulan depan. Namun, kabar ini saat ini sangat tidak pasti. Hingga kini, belum ada laporan jelas dari media lokal Indonesia, dan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Indonesia belum mengeluarkan berita atau pernyataan resmi yang mengonfirmasi klaim revisi kuota substansial tersebut. Rencana pelonggaran kuota masih mengandung ketidakpastian yang cukup besar, dan SMM akan terus memantau dengan cermat perkembangan aktual dan kemajuan resmi dari peristiwa ini.
13 jam yang lalu