INALUM Rencanakan Smelter Aluminium Baru, Targetkan Produksi 600.000 Ton/Tahun

Telah Terbit: Oct 27, 2025 09:43

[SMM Aluminum Express News] PT Indonesia Asahan Aluminium (INALUM) sedang memajukan rencana untuk meningkatkan kapasitas produksinya secara signifikan dengan membangun smelter aluminium baru. Studi Kelayakan Bankable (BFS) saat ini sedang berlangsung, mengevaluasi skenario kunci untuk lokasi pabrik, baik di dekat sumber energi maupun dekat sumber bahan baku alumina di Mempawah, Kalimantan Barat. Studi ini ditargetkan selesai pada awal 2026.

Setelah BFS, Keputusan Investasi Final (FID) diharapkan dapat dilakukan, dengan fase konstruksi proyek diperkirakan memakan waktu tiga tahun. Tujuannya adalah memulai produksi pada 2028-2029. Fokus utama studi ini adalah mengamankan pasokan energi yang andal dan ekonomis. Sementara smelter Kuala Tanjung milik INALUM yang ada menggunakan tenaga air untuk memproduksi "Aluminium Hijau" untuk pasar ekspor, fasilitas Mempawah yang baru sedang mempertimbangkan pembangkit listrik tenaga batu bara (PLTU) karena biaya batubara domestik yang rendah, membuat ekspansi ini layak secara ekonomi. Strategi ini akan menciptakan dua merek produk: aluminium hijau bersertifikat dari Kuala Tanjung dan produk yang lebih kompetitif secara harga dari Mempawah untuk konsumsi domestik. Perusahaan juga terbuka untuk integksi energi terbarukan di masa depan. Ekspansi ini diproyeksikan akan meningkatkan total produksi aluminium INALUM dari saat ini 277,000 ton per tahun menjadi 600,000 ton per tahun.

Pernyataan Sumber Data: Kecuali informasi yang tersedia untuk publik, semua data lainnya diproses oleh SMM berdasarkan informasi publik, komunikasi pasar, dan mengandalkan model database internal SMM. Hanya untuk referensi dan tidak menjadi rekomendasi pengambilan keputusan.

Untuk pertanyaan atau informasi lebih lanjut, silakan hubungi: lemonzhao@smm.cn
Untuk informasi lebih lanjut tentang cara mengakses laporan penelitian kami, hubungi:service.en@smm.cn
Berita Terkait
HUAYANG Group Meluncurkan Kawasan Industri Thailand, Memperluas Kehadiran Global
7 jam yang lalu
HUAYANG Group Meluncurkan Kawasan Industri Thailand, Memperluas Kehadiran Global
Read More
HUAYANG Group Meluncurkan Kawasan Industri Thailand, Memperluas Kehadiran Global
HUAYANG Group Meluncurkan Kawasan Industri Thailand, Memperluas Kehadiran Global
[Kilasan Berita SMM] Menurut laporan, upacara peletakan batu pertama Kawasan Industri HUAYANG Thailand milik Huizhou HUAYANG Group Co., Ltd. berhasil diselenggarakan di Provinsi Chachoengsao, Thailand. Dimulainya proyek ini secara resmi merupakan langkah strategis HUAYANG Group untuk mempercepat tata letak industri globalnya dan memperdalam kehadirannya di pasar luar Tiongkok, sekaligus menandai fase baru dalam pengembangan internasional perusahaan.
7 jam yang lalu
Waran Paduan Aluminium Tuang SHFE Naik Tipis ke 39.801 mt pada 2 Juni
7 jam yang lalu
Waran Paduan Aluminium Tuang SHFE Naik Tipis ke 39.801 mt pada 2 Juni
Read More
Waran Paduan Aluminium Tuang SHFE Naik Tipis ke 39.801 mt pada 2 Juni
Waran Paduan Aluminium Tuang SHFE Naik Tipis ke 39.801 mt pada 2 Juni
[SMM Express] Data SHFE menunjukkan bahwa pada 2 Juni, total waran terdaftar paduan aluminium tuang mencapai 39.801 mt, meningkat 83 mt dari hari perdagangan sebelumnya. Secara rinci, Shanghai (2.897 mt, +150 mt), Guangdong (10.042 mt, -61 mt), Jiangsu (7.681 mt, +0 mt), Zhejiang (12.479 mt, +24 mt), Chongqing (5.707 mt, -30 mt), dan Sichuan (995 mt, +0 mt).
7 jam yang lalu
Pabrik Alumina Guangxi Menaikkan Harga Pembelian Soda Kaustik sebesar 100 Yuan/Ton pada Juni
7 jam yang lalu
Pabrik Alumina Guangxi Menaikkan Harga Pembelian Soda Kaustik sebesar 100 Yuan/Ton pada Juni
Read More
Pabrik Alumina Guangxi Menaikkan Harga Pembelian Soda Kaustik sebesar 100 Yuan/Ton pada Juni
Pabrik Alumina Guangxi Menaikkan Harga Pembelian Soda Kaustik sebesar 100 Yuan/Ton pada Juni
[Harga beli soda kaustik dari pabrik alumina arus utama di Guangxi] SMM melaporkan bahwa harga beli standing order alkali cair membran ion 50% dari pabrik alumina arus utama di Guangxi naik 100 yuan/ton pada bulan Juni dibandingkan Mei. Harga franco pabrik adalah 2.900 yuan/ton (harga disesuaikan berdasarkan konsentrasi 100%).
7 jam yang lalu
[SMM Aluminum Express News] PT Indonesia Asahan Aluminium (INALUM) sed - Shanghai Metals Market (SMM)